INFO NABIRE
Home » Blog » Terkait Keterlambatan Staf PKM Samabusa, Kapus : “Ada Urusan Apa Mau Atur PKM”

Terkait Keterlambatan Staf PKM Samabusa, Kapus : “Ada Urusan Apa Mau Atur PKM”

(Warga yang ingin berobat terpaksa harus menunggu pelayanan Puskesmas dibuka)

Nabire – Mengawali tahun 2020, warga di kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Nabire, mengeluhkan kinerja staf Puskesmas Samabusa Nabire.

Keluhan yang disampaikan warga terkait tidak tepat waktunya pelayanan yang diberikan oleh Staf Puskesmas, lebih khusus staf Apotik Puskesmas.

(Baca Juga : Warga Yang Mau Berobat Keluhkan Staf Puskesmas Samabusa Yang Terlambat)

Menanggapi hal tersebut, Nabire.Net mencoba meminta tanggapan dari Kepala Puskesmas Samabusa, Lukas Hawar, S.Km, melalui pesan Whatsapp.



Kepada Nabire.Net, Lukas Hawar mengatakan, ini baru hari pertama semua aktivitas kantor beroperasi, sehingga ia mohon pengertian.

“Kepala Puskesmas dan bendahara ada urusan di Kantor Dinas Kesehatan, dan ini baru hari pertama semua aktivitas dan kantor buka, mohon pengertian”, kata Lukas.

Saat dimintai keterangan apakah keterlambatan ini tidak akan terjadi lagi selanjutnya, Lukas menegaskan bahwa dirinya akan menutup Puskesmas.

“Terima kasih, sa tutup Puskesmas ka, sa juga mau pulang kampung jadi”, lanjutnya.

Saat ditanya maksud dari pernyataan tersebut, Kepala Puskesmas Samabusa, Lukas Hawar menegaskan, “Ko ada urusan apa mau atur PKM, ini kan hari pertama tugas bisa jalan, banyak stafku masih libur”.

“Maaf e, ko tidak tau operasional PKM Samabusa. Mutu pelayanan bisa berjalan baik itu karena upaya dengan berbagai cara, harap jangan ikut campur nanti pelayanan kacau masyarakat korban”, tutup Kapus Samabusa.

Terkait keterangan Kapus Samabusa, Nabire.Net akan mencoba meminta tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan Nabire.

Seperti diketahui, warga Samabusa mengeluhkan pelayanan Puskesmas Samabusa di hari pertama operasional tahun 2020.

Seperti disampaikan Yanto, warga Samabusa, kepada Nabire.Net, senin (06/01). Yanto mengatakan, jika mengacu pada jam kerja kantor maka seharusnya mereka sudah datang jam 08.00 Wit, dan membuka pelayanan.

Namun hari ini (06/01), warga terpaksa harus menunggu sampai jam 9 pagi baru staf Puskesmas datang. Malah menurut Yanto, Staf Apotiknya baru datang jam 09.45 Wit.

“Staf Puskesmas baru datang jam 9 pagi, itu pun baru 5 orang yang hadir, sedangkan bagian apotek justru belum datang dan baru muncul jam 9.45 pagi,”, katanya.

Padahal menurut Yanto, warga yang ingin berobat sudah cukup banyak sejak pagi hari, dan terpaksa harus menunggu karena warga membutuhkan pengobatan.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • Tamuro
    7 Januari, 2020 08:47 pada 08:47

    Sepertinya ada suatu alasan yg menjadi dasar hingga kapus berkata demikian,harapan para unsur pimpinan wajib mencari akar masalahnya, demi pelayanan kedepannya.

  • Tamuro
    7 Januari, 2020 08:43 pada 08:43

    Sepertinya ada suatu alasan yg menjadi dasar hingga kapus berkata demikian,memang para unsur pimpinan wajib mencari akar masalahnya, demi pelayanan kedepannya.

  • Via
    6 Januari, 2020 18:47 pada 18:47

    Pasti ada suatu alasan tertentu kenapa semua petugas puskesmas tidak masuk kantor.. itu yang perlu gali .. karna pelayanan tidak mungkin bisa berjalan tanpa petugas .. sehingga bisa merugikan masyarakat apalagi puskesmas sudah terakreditasi

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.