INFO NABIRE
Home » Blog » Tak Perlu Lama Antre, RSUD Nabire Siapkan Pendaftaran Pasien Secara Digital

Tak Perlu Lama Antre, RSUD Nabire Siapkan Pendaftaran Pasien Secara Digital

(Tak Perlu Lama Antre, RSUD Nabire Siapkan Pendaftaran Pasien Secara Digital)
(Tak Perlu Lama Antre, RSUD Nabire Siapkan Pendaftaran Pasien Secara Digital)

Nabire, RSUD Nabire mulai memperkuat transformasi digital dalam pelayanan kesehatan. Salah satu perubahan yang didorong adalah sistem pendaftaran pasien yang memungkinkan masyarakat melakukan proses administrasi sebelum datang ke rumah sakit.

Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan BPJS Kesehatan. Dengan memanfaatkan layanan digital, pasien diharapkan tidak lagi menghabiskan waktu panjang hanya untuk menyelesaikan proses pendaftaran di loket.

Direktur RSUD Nabire, Sukatemin, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan sistem pendaftaran dari rumah menjadi bagian dari upaya mempercepat sekaligus menata alur pelayanan pasien.

Pasien Bisa Daftar Sebelum ke Rumah Sakit

Melalui sistem yang tersedia, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara elektronik sebelum berangkat ke RSUD Nabire. Ketika tiba di rumah sakit, proses yang harus dilakukan pasien diharapkan menjadi lebih singkat.

Namun, penerapan layanan digital tersebut belum sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Salah satu tantangannya adalah masih terdapat masyarakat yang belum memiliki akun JKN Mobile atau belum terbiasa menggunakan aplikasi yang diperlukan untuk mengakses layanan.

Kondisi tersebut membuat rumah sakit perlu melakukan pendampingan agar transformasi digital tidak justru menyulitkan masyarakat yang belum familiar dengan teknologi.

Pojok JKN Jadi Pusat Pendampingan

Untuk membantu masyarakat, RSUD Nabire telah menyediakan Pojok JKN. Fasilitas ini disiapkan sebagai tempat informasi sekaligus pendampingan bagi pasien yang membutuhkan bantuan dalam menggunakan layanan BPJS Kesehatan berbasis digital.

Sukatemin menggambarkan fungsi Pojok JKN seperti customer service pada layanan perbankan. Masyarakat dapat memperoleh penjelasan dan bantuan ketika mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan secara elektronik.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut penting selama masa peralihan dari sistem konvensional menuju pelayanan berbasis digital.

Sosialisasi Masih Perlu Diperkuat

RSUD Nabire secara bertahap mengarahkan berbagai proses pelayanan menggunakan sistem elektronik, termasuk pendaftaran pasien. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat alur pelayanan lebih cepat dan tertata.

Model pelayanan berbasis digital juga dinilai sejalan dengan perkembangan pengelolaan rumah sakit di sejumlah daerah lain, termasuk rumah sakit besar di Makassar dan Pulau Jawa.

Meski demikian, pihak rumah sakit mengakui edukasi kepada masyarakat masih perlu diperluas. Tidak semua pasien memiliki tingkat pemahaman teknologi yang sama sehingga proses adaptasi membutuhkan waktu.

Ke depan, RSUD Nabire akan terus mendorong sosialisasi dan pendampingan agar semakin banyak masyarakat mampu memanfaatkan layanan digital. Dengan demikian, digitalisasi diharapkan bukan hanya mempercepat administrasi, tetapi juga membuat pengalaman masyarakat saat mendapatkan pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dan efisien.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.