Pelajar & Mahasiswa Papua Kota Studi Makassar Kirim 600 Kg Beras Untuk Warga Terdampak Banjir di Nabire

Makassar, Solidaritas Pelajar & Mahasiswa Papua kota studi Makssar peduli kemanusiaan, menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir di kabupaten Nabire.
Penggalangan dana dilakukan selama 3 hari dari tanggal 24 hingga 26 September 2021. Dalam aksi ini, dana yang terkumpul sebesar Rp.9.593.000.-
Dari dana yang terkumpul, pelajar dan mahasiswa memutuskan untuk membeli sembako berupa beras untuk dikirim kepada warga yang terdampak bencana banjir di Nabire.
Hadil penggalangan akan disalurkan melalui tim penggerak yakni Demian Alfred dan Alfred Madai, guna dibelanjakan sembako bagi warga di kabupaten Nabire.
Dalam rapat tersebut salah satu aktivis mahasiswa Yakobus Tagi menyampainkan sikap kekesalanya terhadap korban orang tuanya di Bomopai, Wami, Wanggar Pantai dan secara keseluruhan di Distrik Yaro, Teluk Kimi dan Makimi.
Ia dengan tegas meminta agar penambangan hutan secara liar dan penambangan pasir di wilayah tersebut untuk segera dihentikan agar tidak terjadi banjir lagi.
Jika pemerintah kabupaten Nabire tidak tegas tentang hal ini, maka masyarakat yang akan menjadi korbannya, dan pemerintah harus tanggung jawab.
Adapun sembako yang dibelanjakan dan akan dikirim ke masyarakat yakni beras sebanyak 60 sak atau 600 kilogram.
Sembako diperkirakan tiba di Nabire di awal Oktober, dan saat ini sedang dalam perjalanan dari Makassar menuju Nabire.
“Kami berharap dengan bantuan sembako ini sedikit dapat membantu meringankan beban saudara-saudari kita yang terkena dampak bencana alam banjir di kabupaten Nabire, Papua,” pungkas para mahasiswa.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar