INFO NABIRE
Home » Blog » MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Diisi Aksi Reboisasi, Siswa Baru Tanam Pohon dan Belajar Peduli Lingkungan

MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Diisi Aksi Reboisasi, Siswa Baru Tanam Pohon dan Belajar Peduli Lingkungan

(MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Diisi Aksi Reboisasi, Siswa Baru Tanam Pohon dan Belajar Peduli Lingkungan)
(MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Diisi Aksi Reboisasi, Siswa Baru Tanam Pohon dan Belajar Peduli Lingkungan)

Nabire, 15 Juli 2026 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) identik dengan pengenalan guru, ruang kelas, hingga tata tertib sekolah. Namun, suasana berbeda terlihat di SMA Negeri Meepago Nabire, Provinsi Papua Tengah. Pada rangkaian MPLS tahun ajaran baru 2026, puluhan siswa baru diajak melakukan aksi nyata menjaga lingkungan melalui kegiatan reboisasi atau penanaman pohon di kawasan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) itu tidak hanya menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki jenjang pendidikan menengah atas.

Dengan membawa sekop, bibit tanaman, dan perlengkapan sederhana lainnya, para siswa yang masih mengenakan seragam putih-biru tampak bersemangat membersihkan lahan, menggali tanah, hingga menanam bibit pohon kelapa serta berbagai tanaman hijau di area yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.

Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta didik saling bekerja sama mulai dari mengangkut tanah humus, menempatkan bibit agar berdiri tegak, hingga menyiram tanaman yang baru selesai ditanam.

Menanam Pohon, Menanam Karakter

Kepala SMA Negeri Meepago Nabire mengatakan bahwa kegiatan reboisasi sengaja dimasukkan ke dalam rangkaian MPLS agar para siswa baru memahami bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, Papua memiliki kekayaan alam yang harus dijaga bersama. Karena itu, sekolah ingin menanamkan kesadaran tersebut sejak hari pertama para siswa menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri Meepago Nabire.

“Kami ingin para siswa baru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan yang tinggi. Lewat menanam pohon ini, mereka belajar bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya saat memantau kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan sederhana seperti menanam pohon memiliki makna yang besar apabila dilakukan secara konsisten. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau, kegiatan tersebut juga mengajarkan tanggung jawab kepada siswa untuk merawat tanaman yang telah mereka tanam.

MPLS yang Edukatif dan Menyenangkan

Berbeda dengan anggapan bahwa MPLS hanya berisi penyampaian materi di dalam kelas, SMA Negeri Meepago Nabire memilih menghadirkan pengalaman belajar langsung di lapangan.

Melalui kegiatan reboisasi, siswa tidak hanya mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga ekosistem, mengurangi dampak perubahan lingkungan, dan menciptakan kawasan sekolah yang lebih sejuk, asri, serta nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Selama kegiatan berlangsung, para guru turut mendampingi dan memberikan arahan mengenai cara menanam bibit dengan benar agar tanaman memiliki peluang tumbuh yang baik.

Siswa Baru Antusias Ikut Reboisasi

Antusiasme peserta didik terlihat sejak kegiatan dimulai. Mereka tampak menikmati setiap proses, mulai dari menggali tanah hingga menyiram tanaman bersama teman-teman barunya.

Salah seorang siswa baru mengaku bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman menanam pohon bersama teman-teman baru menjadi momen yang menyenangkan sekaligus memberikan pelajaran berharga.

“Senang sekali bisa ikut menanam pohon bersama teman-teman baru. Ini pertama kalinya saya ikut reboisasi di sekolah. Semoga pohon yang kami tanam hari ini bisa tumbuh subur dan membuat sekolah kami jadi lebih rindang dan asri ke depannya,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan luar ruangan seperti ini membuat proses MPLS menjadi lebih menarik karena para siswa dapat langsung berinteraksi dan bekerja sama dengan teman-teman baru.

Bentuk Kepedulian terhadap Lingkungan

Reboisasi merupakan salah satu langkah sederhana namun memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Penanaman pohon dapat membantu meningkatkan kualitas udara, mengurangi suhu lingkungan, memperkuat resapan air, sekaligus memperindah kawasan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, SMA Negeri Meepago Nabire ingin membangun budaya sekolah yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus diterapkan oleh siswa selama menempuh pendidikan, bahkan hingga mereka kembali ke lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa pendidikan karakter dapat diwujudkan melalui aktivitas nyata yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Diharapkan Menginspirasi Sekolah Lain

Langkah SMA Negeri Meepago Nabire mengintegrasikan aksi reboisasi ke dalam MPLS diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk menghadirkan kegiatan serupa.

Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan tanggung jawab terhadap alam sejak dini.

Dengan menanam pohon pada momentum MPLS, para siswa baru tidak hanya memulai perjalanan pendidikan mereka dengan mengenal sekolah, tetapi juga meninggalkan jejak positif bagi lingkungan. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan tumbuh menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam Papua sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang hijau, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang.

*Penulis: Klemens Dogopia

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.