Kepala Bandara Nabire Akan Lengkapi Bandara Nabire Dengan 15 Unit Taxi, 2 Bus & 5 Mobil Pick Up

Maskapai Nam Air telah resmi beroperasi di Nabire, Biak, Jayapura dan Dekai sejak kamis 20 juli 2017. Beroperasinya Nam Air di Nabire, merupakan salah satu perjuangan yang dilakukan oleh Kepala Bandara Nabire, Thomas Alva Edison.
Seperti dikutip dari media online Amunisi, Thomas Alva Edison berani mempromosikan Nabire ke para pengusaha swasta diluar daerah, dan hal tersebut membuahkan hasil dengan beroperasinya Nam Air.
“Nabire selain sudah ada ketambahan pesawat bulan depan kalau tidak ada halangan sudah ada taksi air port yg sudah berplat kuning dengan dilengkapi sonar trayek dan radio. Untuk taksi sendiri berjumlah 15 unit, bus besar 2 dan sudah dimodivikasi, 5 pick up Triton, ini semua sudah ada pengusaha swasta yang mau bekerja sama dengan kita bahkan untuk pembuatan dua hanggar baru milk swasta posisi disebelah gunung Meriam, sedang yang lama tetep sebelah kanan bandara, tutur Thomas.
Thomas berharap agar semua pengusaha yang ada dalam bandara Nabire bisa melengkapi persyaratan yang lengkap sehingga tidak ada masalah, karena kalau tidak lengkap, siap-siap keluar arena.
Lebih lanjut Kepala Bandara Thomas menjelaskan kalau dirinya yang berbasic Technisi dan sudah mengantongi 39 lisensi, sudah merasakan tugas yang dianggap daerah rawan seperti Papua ataupun kota besar baik di NTT, Kalimantan, Sumatera atau Jawa.
“Saya ingin menunjukan bahwa Bandara Nabire bisa saya kembangkan pembangunannya dan demi masyarakat Nabire,” tekadnya.
Diharapkan agar semua menjaga keamanan bersama mempunyai rasa memiliki, ikut menjaga kebersihan dan tata tertib perlu dijaga.
Thomas Alva Edison juga memberi apresiasi kepada Manajemen Sriwijaya grup atas beroperasinya Nam Air sehingga menjadi alternatif bagi warga masyarakat akan kebutuhan angkutan udara.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar