Kementerian Desa Beri Pelatihan Literasi Keuangan untuk Warga 11 Kampung di Nabire
Nabire, Sebanyak 11 kampung di Kabupaten Nabire mendapat kesempatan mengikuti pelatihan literasi keuangan yang dilaksanakan dengan dukungan Kementerian Desa. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kampung Kalisusu, Senin (21/09) tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan, terutama bagi warga yang menjalankan usaha perdagangan.
Kampung Kalisusu menjadi salah satu kampung yang mengikuti program tersebut. Pelatihan dinilai relevan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan aktivitas ekonomi seperti berjualan di pasar maupun menjalankan usaha kios.
Kepala Kampung Kalisusu, Penison Wenda, mengatakan pemerintah kampung menyambut baik kesempatan yang diberikan kepada masyarakat untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan.
“Kesempatan ini sangat baik bagi masyarakat, baik OAP maupun non-OAP yang menjalankan usaha. Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi motivasi bagi warga untuk lebih memahami dan mengelola keuangan dengan baik,” ujar Penison kepada Nabire.Net, Senin sore, 21 September 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat kampung di tengah kondisi kekeringan yang sedang melanda sejumlah wilayah. Karena itu, pemerintah Kampung Kalisusu berharap seluruh rangkaian pelatihan dapat berlangsung sesuai rencana.
Pelatihan tersebut ditargetkan berlangsung selama lima hari. Selain memberikan pengetahuan dasar mengenai literasi keuangan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pengelolaan pendapatan, pengeluaran, serta keuangan usaha secara lebih teratur.
Penison menyampaikan apresiasi kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) serta Kementerian Desa, yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Kalisusu untuk mengikuti program tersebut.
Pemerintah Kampung Kalisusu berharap pelaksanaan pelatihan berjalan lancar hingga selesai dan pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Program ini sekaligus diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kemampuan masyarakat kampung dalam mengelola aktivitas ekonomi secara lebih terencana dan berkelanjutan.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar