INFO PAPUA
Home » Blog » Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 69 Di Dogiyai Papua, Yang Tidak Mengikuti Upacara, Gajinya Akan Ditahan

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 69 Di Dogiyai Papua, Yang Tidak Mengikuti Upacara, Gajinya Akan Ditahan

index

Upacara Bendera Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, ke-69 Tingkat Kabupaten Dogiyai berjalan aman dan kondusif, Walaupun dalam pelaksanaan detik-detik Proklamasi diguyur hujan sejak malam hari.

Pelaksanaan HUT Kemerdekan RI ke 69 tahun 2014 di Dogiyai juga dilaksanakan dalam suatu upacara bendera bertempat di lapangan sepakbola Kampung Ekemanida, Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai, dan Bertindak sebagai Pembina Upacara yaitu Bupati Kabupaten Dogiyai Drs Thomas Tigi.

Usai pelaksanaan Upacara Bendera HUT RI Ke-69 tingkat Kabupaten Dogiyai, kemarin,di Kapala Upacara bendera Kampung Ekemanida, Kepada sejumlah Wartawan, Bupati Kabupaten Dogiyai menjelaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia tersebut diperoleh atas berkat dari Tuhan yang Maha kuasa serta melalui perjuangan yang panjang dari para patriot dan pejuang bangsa, yang berjuang tanpa pamrih dengan mengorbankan jiwa raga yang didasari atas keinginan luhur, untuk menjadi bangsa yang bebas, merdeka, dan berdaulat, sehingga sudah sepantasnya tanggal 17 agustus 1945 merupakan titik puncak perjuangan bangsa Indonesia, yang setiap tahunnya diperingati bersama.

Ditambahkan juga, Bupati Dogiyai meminta sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya kita memaknai peringatan ini dalam kehidupan masing-masing, untuk melanjutkan cita-cta dan perjuangan para pendiri bangsa Indonesia serta mampu mempertahankan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa Indonesia, dan menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi maupun golongan.

Bupati juga mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Dogiyai untuk bersama-sama mendoakan para pejuang bangsa yang telah gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa sehingga mendapat tempat yang layak disisi Tuhan. Pada kesempatan yang sama, Bupati dogiyai juga mengajak segenap komponen masyarakat yang berada di dogiyai untuk mendukung seluruh program pemerintah daerah Dogiyai yang sedang dilaksanakan, demi terwujudnya masyarakat Dogiyai yang lebih berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri.

Selain itu, Bupati Kabupaten Dogiyai secara tegas meminta Kepada masing-masing Kepala Badan, Kepala Dinas dan Kepala satuan Kerja Daerah agar dilakukan absensi bagi pegawai yang tidak mengikuti upacara bendera HUT.RI -69 Di dogiyai, dan kepada PNS yang tidak mengikuti upacara agar gaji dan uang kinerja ditahan hingga PNS yang bersangkutan buat pernyataan bahwa selalu ada di daerah,

“Saya minta agar dilakukan absen kepada pegawai, apabila yang tidak mengikuti upacara agar ditahan gaji dan uang kinerja, karena Upacara kali ini dihadiri hanya 10 sampai 50 PNS Saja,” tegas Bupati.

Hal yang sama juga, ditempat yang sama Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai, Herman Auwe,S.sos juga menegaskan kepada PNS dan Pejabat yang tidak mengikuti upacara agar di tahan gajinya dan uang kinerja,

“Upacara bendera tidak hadir berarti PNS yang bersangkutan pemalas masuk kantor dan selalu ada di kota Nabire, maka kepada yang bersangkutan harus buat pernyataan baru diberikan gajinya,” Tegas Wakil Bupati. Selain itu, pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah kabupaten Dogiyai juga perlu memperhatikan aspek pemerataan sehingga peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat baik di kampung maupun kota sesuai dengan misi pemerintah kabupaten Dogiyai.

Upacara peringatan Hut ke 69 Kemerdekaan RI di Dogiyai berlangsung dengan aman dan kondusif, juga diikuti para pelajar SD, SMP Sekota Dogiyai, SMU Negeri-2 Dogiyai, TNI POLRI, organisasi masyarakat, aparat kampung, BaMusKam, PKK, dan didukung oleh Paduan Suara dari SMP Negeri 1 Dogiyai, dan SMP St.Fransiskus Dogiyai, Upacara diawali dengan pembacaan Naskah Teks proklamasi oleh Bapak Bupati Dogiyai, dan Pembacaraan Teks Undang Undang Dasar 1945 oleh Ketua KNPI Dogiyai, Alexander Goo,S.sos,S.Ip.

Selanjutnya Bupati Dogiyai meminta kepada seluruh unsur untuk mendukung proses pembangunan selama masa kepemimpinannya, dia meminta agar masyarakat bersatu menuju Dogiyai yang mandiri dan sejahtera.

“Untuk ke depan, khususnya kepada para pejabat dan staf di Kabupaten Dogiyai, agar mampu menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi masing-masing bagian,” kata Thomas, yang juga mantan setwan Kabupaten Dogiyai.

Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kata Tigi, sudah harus berfungsi secara baik karena hampir seluruh jabatan sudah terisi. “Jabarkan program dan kegiatan secara terkoordinasi, kembangkan sikap transparansi dan tanamkan kepercayaan kepada staf tetapi tetap lakukan pengawasan secara berjenjang,” ungkap.

Thomas juga menghimbau kepada para kepala kampung, para tokoh masyarakat, para tokoh ada, parat tokoh pemuda dan para tokoh perempuan, agar lebih merapatkan barisan untuk bersama-sama membangun daerah ini menjadi lebih baik untuk menggapai Dogiyai Dou Enaa.”

(Herman Anouw)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.