BMP RI Gelar Turnamen Digital di Jayapura, Perkuat Persaudaraan Generasi Muda Papua
Jayapura, 11 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) menggelar kompetisi digital sebagai upaya mempererat persaudaraan generasi muda Papua sekaligus memeriahkan euforia pertandingan Perempat Final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko. Kegiatan yang berlangsung di PYCH Cafe, Jalan Poros Otonom Youtefa, Kotaraja, Kota Jayapura, pada Kamis malam hingga Jumat dini hari (9–10 Juli 2026) tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan pemuda.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPP BMP RI, DPD BMP RI Provinsi Papua, dan DPC BMP RI Kota Jayapura. Selain menjadi ajang kompetisi, acara juga dirancang sebagai wadah mempererat hubungan antarpemuda melalui aktivitas yang positif, kreatif, dan kompetitif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP BMP RI Albert Ali Kabiay, Ketua DPD BMP RI Papua Yeri Stenli Hamadi, Ketua DPC BMP RI Kota Jayapura Bobby J. Awi, serta Anggota DPR Kota Jayapura Novel Krey. Kehadiran para tokoh organisasi dan legislatif tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya membangun ruang kebersamaan bagi generasi muda Papua.
Turnamen mempertandingkan dua cabang permainan digital yang populer di kalangan anak muda, yaitu Ludo King dan eFootball Console PlayStation 5. Sejak pembukaan hingga berakhirnya pertandingan, suasana kompetisi berlangsung meriah dengan semangat sportivitas yang tinggi. Para peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan memperluas jaringan pertemanan dan memperkuat solidaritas.
Sekretaris Jenderal DPP BMP RI Albert Ali Kabiay menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi digital tersebut memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar hiburan.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk menjalin persatuan dan kesatuan antar generasi muda Papua melalui kegiatan yang positif. Selain mempererat solidaritas sesama anggota BMP RI, kami juga ingin membangun kebersamaan dengan organisasi kepemudaan lainnya di Kota Jayapura,” ujar Albert.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan di Papua. Oleh karena itu, organisasi kepemudaan perlu terus menghadirkan kegiatan yang mampu menyalurkan minat dan bakat anak muda ke arah yang produktif.
Albert juga mengajak seluruh pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia menilai situasi yang aman dan kondusif menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah serta terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semangat persaudaraan terus tumbuh sehingga seluruh elemen pemuda dapat bersama-sama menjaga Kota Jayapura tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menyediakan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang. Pada cabang Ludo King, juara pertama memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp400 ribu, juara kedua Rp300 ribu, juara ketiga Rp200 ribu, dan juara keempat Rp100 ribu.
Sementara itu, pada cabang eFootball Console PlayStation 5, juara pertama menerima hadiah Rp500 ribu, juara kedua Rp300 ribu, dan juara ketiga Rp200 ribu.
Pemilihan dua cabang permainan digital tersebut dinilai relevan dengan perkembangan tren hiburan di kalangan generasi muda. Esports dan gim digital kini semakin diminati sebagai sarana rekreasi, kompetisi, hingga membangun interaksi sosial. Melalui pendekatan tersebut, BMP RI berupaya menghadirkan kegiatan yang dekat dengan keseharian anak muda sehingga pesan tentang persatuan, kebersamaan, dan semangat kebangsaan dapat diterima dengan lebih efektif.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan budaya digital. Turnamen digital dapat menjadi media untuk membangun karakter sportif, kerja sama, serta memperkuat komunikasi lintas komunitas tanpa mengesampingkan nilai-nilai persaudaraan.
Keikutsertaan sekitar 150 peserta menjadi indikator tingginya antusiasme generasi muda terhadap kegiatan positif berbasis teknologi. Antusiasme tersebut diharapkan menjadi modal bagi penyelenggaraan program-program serupa di masa mendatang, baik dalam skala lokal maupun yang melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai daerah di Papua.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Tidak hanya menghasilkan para juara, turnamen ini juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan yang dibangun di antara peserta. BMP RI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, meningkatkan solidaritas antargenerasi muda, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kota Jayapura dan Papua secara umum.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar