INFO PAPUA
Home » Blog » Polda Papua Ambil Alih Kasus Tolikara

Polda Papua Ambil Alih Kasus Tolikara

a

Kepolisian Daerah Papua mengambil alih penanganan insiden Karubaga, ibukota Kabupaten Tolikara, Jumat (17/7) lalu.

Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende, Ahad (26/7), di Jayapura, mengatakan, penegakan hukum yang kini diambil alih Polda karena dianggap kasus tersebut dianggap besar hingga perlu penanganan khusus.

Bahkan Polda Papua juga dibantu Mabes Polri, kata Irjen Pol Mende, karena pemeriksaan terhadap para saksi akan dilakukan di Mapolda Papua di Jayapura.

Saat ini baru dua orang yang ditahan karena dari keterangan para saksi dan hasil rekaman vidio terungkap keduanya terlibat aktif dalam insiden penyerangan terhadap jemaah yang sedang melaksanakan sholat ied.

Kedua tersangka itu adalah JW dan AK yang kini sudah ditahan di Mapolda Papua di Jayapura, jelas Kapolda Papua Irjen Pol Mende.

Menurutnya, kedua tersangka itu akan dijerat pasal 160 dan 170 KUHP yakni tentang penyerangan yang menyebabkan korban jiwa atau harta benda.

Saksi yang sudah dimintai keterangan tercatat 50 orang yang terdiri dari 27 warga sipil dan sisanya anggota polisi, tambah Irjen Pol Mende.

Kapolda Papua Irjen Yotje Mende mengatakan, dua orang berinisial HK dan JW itu diduga merupakan provokator yang memberikan perintah kepada pemuda Gereja Injili di Indonesia (GIDI) untuk melakukan penyerangan.

“Mereka yang menyuruh langsung melakukan penyerangan terhadap jemaat shalat,” kata Kapolda Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende.

Yotje melanjutkan,  HK dan JW ditangkap oleh personel Polda Papua dari rumahnya masing-masing. Saat ditangkap, kedua pelaku tidak memberikan perlawanan. “Tidak sulit lantaran keduanya kooperatif saat dibawa,” ujarnya.

Yotje menambahkan, polisi memiliki keyakinan ada pelaku lainnya selain dua tersangka yang telah ditangkap. Ia mengatakan hal itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi serta rekaman video saat kejadian perusakan fasilitas umum dilakukan oleh puluhan orang.

“Pasti kita ungkap semuanya. Hanya kita minta masyarakat bersabar karena kita sangat berhati-hati,” ujar Yotje.

(CNN, Republika, Skanaa)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.