Petani Di Paniai Kecewa Hasil Taninya Kurang Laku Di Pasaran
(Kepala BP4K2P Paniai, John Nicolas Pigome bersama Kepala Distrik Yatamo Yuliana You & Kepala Kampung Uwebutu saat foto bersama dengan warga Bunani di Uwebutu Distik Yatam Kabupaten Paniai)
“Minimnya pembeli, membuat para Petani di Paniai kecewa karena hasil produksi seperti sayur manyur, umbi umbian, kacang kacanagan yang banyak di hasilkan tak laku dijual.” .
Hal tersebut merupakan ungkapan warga tani yang berada di distrik Yatamo, Kabupaten Paniai, saat monitoring ke lapangan yang dilakukan oleh Badan Pelaksana, Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan BP4K2P Paniai baru baru ini disana.
Mereka kesulitan untuk memasarkan hasil bumi ke pasar pasar trasional karena tak ada pembeli. Padahal, kata seorang petani di Kapung Uwebutu, Oktovianus Madai, hasil tani seperti kacang buncis, wortel, kol, ubi ubian, sangat banyak di hasilkan di kampungnya namun, tak ada pembeli disana.
“Terkadang kami jual ke pasar pasar tradisional lainnya seperti di Enarotali, dan Waghete namun hasilnya sangat tak memuaskankarena kurangnya pembeli. jika hasil tani ada keuntungannya kamipun akan produksi lebih banyak lagi..” Tuturnya
Kepala Distrik Yatamo. Yuliana You, S.Sos menyatakan, untuk memaksimalkan petani guna memberikan semangat agar tetap memproduksi hasil tani semaksimal mungkin, distrik setempat pernah gelar Panen Raya Ubi Jalar yang dilakukan secara langsung oleh Bupati Henggki Kayame, SH.MH dan Wakil Bupati Paniai. YohanisYou, S.Ag.M.Hum serta para pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paniai.
“Panen raya Ubi jalar telah kami gelar pertengahan maret 2014. Dikala itu, Bupati Hengki sendiri yang memanen hasil tani para petani yang ada di kampung tersebut. Ucapanya
Yuliana menambahkan, Bupati Hengki juga saat memberikan bantuan dana sebesar 300 juta. Hal Itu dilakukan bupati semata mata hanya untuk memberikan gairah kepada petani di kampung tersebut.
“Saat ini para petani yang ada di wilayah saya telah memaksimalkan produksi hasil tani yang cukup signifikan. Sehingga dirinya telah melakukan koordinasi dengan beberapa perusahaan serperti tahu dan tempe yang ada di Enarotali dan di Nabire agar dari hasil kacangan kacangan yang dilakungan oleh para petani dapat di jual di perusaahan perusahaan tersebut.”
Kepala BP4K2P Paniai. John Nicolas Pigome, S.Sos.MM mengakui akan persoalan tersebut dan memberikan penjelasan kepada warga tani yang ada di Distrik Yatamo agar tetap menghasilkan lebih banyak lagi hasil pertanian mereka. Jhon Pigome meyakinkan kepada masyarakat yang ada di sana, bahwa Pemkab Paniai melalui Badan penyuluh akan mengusahakan pemasaran hasil tani bagi warga tani yang ada disana.
“Sebagai Pemerintah, dibawah kepemimpinan Bupati Hengki Kayame, SH.MH dan Wakil Bupati Yohanis You, S.Ag.M.Hum, itulah kewajiban kami. Dan kami akan mengupayakan pemasaran hasil produksi tani di dalam dan diluar daerah.” Jelasnya
John berpesan, kepada warga tani yang ada di Yatamo bahkan di seluruh wilayah Kabupaten baik di tingkat Kabupaten, Distrik maupun di kampung kampung agar tetap menjaga produktivitas sebagai petani yang tangguh.
“Monitoring yang kami lakukan adalah memberikan semangat bagi para petani agar menjaga ketahanan pangan petani yang ada di 70 kampung dari 10 distrik yang ada di Kabupaten Paniai.
Jhon Pigome mengatakan, sosialisasi serta monitoring kami sering lakukan tiap bualannya agar menjaga sumberdaya ketahanan pangan lokal yang ada. Dikatakan, terlebih dari itu guna memacu petani agar tidak tergantung pade prodak prodak makanan yang didatang dari luar. Dia mencontohkan sepeti beras, makan makan kemasan seperti biskuit dan segala makanan yang berbahan kimia.
(Natan Pigai)



Leave a Reply