INFO PAPUA
Home » Blog » Pemekaran Distrik & Kampung di Deiyai Dirasa Belum Perlu Dilakukan

Pemekaran Distrik & Kampung di Deiyai Dirasa Belum Perlu Dilakukan

(Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKMKD) kota studi Jayapura)

Jayapura – Para mahasiswa dan mahasiswa asal kabupaten Deiyai kota studi Jayapura secara tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana pemekaran Distrik dan Kampung di kabupaten Deiyai.

Hal tersebut disampaikan Yulius Takimai selaku Badan Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKMKD) kota studi Jayapura, Jumat (06/11).

Dikatakan Yulius, kabupaten Deiyai saat ini belum perlu dimekarkan karena kondisinya tidak masuk akal dan tidak sesuai UU Desa.

“Deiyai belum layak dimekarkan, masa 3 kampung saja mau dijadikan 1 Distrik, 10 keluarga dijadikan 1 kampung. Hal itu tidak masuk akal dan tidak sesuai UU Desa,” tegas Yulius.

Hal senada dilontarkan Nikolaus Edowai, SE, selaku tokoh intelektual dari Deiyai. Menurut Nikolaus, warga Deiyai saat ini belum membutuhkan pemekaran baik Distrik maupun kampung, sebab kondisi sekarang saja masih banyak yang belum beres.

Sedangkan Gerson Pigai yang merupakan mahasiswa Deiyai kota studi Jayapura menegaskan, Pemkab Deiyai dan anggota DPRD Deiyai harusnya mengatasi berbagai persoalan yang ada di Deiyai terlebih dahulu seperti miras, pemerataan pendidikan, kesehatan, hingga masalah luapan Danau Tigi.

Hal tersebut diamini mahasiswa Deiyai, Rika Pakage. Katanya, masalah miras dan judi perlu diperhatikan terlebih dahulu, selain itu persoalan KDRT, juga harus diperhatikan.

[Nabire.Net/Domin Badii]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.