INFO PAPUA
Home » Blog » Pangdam Cenderawasih Minta Warga Sorong Tidak Terprovokasi Isu Menyesatkan

Pangdam Cenderawasih Minta Warga Sorong Tidak Terprovokasi Isu Menyesatkan

pangdam

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua, meminta kepada warga masyarakat di Sorong, Papua Barat, untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan yang sengaja diembuskan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Masyarakat jangan terprovokasi, masalah di Sorong bukan masalah agama atau suku, tetapi oknum mabuk yang memukul warga yang kebetulan pulang dari masjid,” katanya.

Ia menjelaskan, kasus di Sorong adalah murni kriminal sehingga masyarakat jangan ikut terprovokasi, justeru masyarakat harus ikut serta mengamankan situasi.

Pangdam XVII mengharapkan, agar kejadian-kejadian ini tidak dikaitkan-kaitkan dengan agenda Sail Indonesia yang akan berlangsung di Raja Ampat pada Juni mendatang. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan upaya untuk menormalkan kembali situasi.

“Jika ada yang bilang bahwa ada gereja atau masjid yang dihancurkan, itu adalah bohong,” tukasnya.

Pangdam juga meminta media massa ikut menciptakan kehidupan harmonis dengan menyampaikan berita yang benar sehingga masyarakat dapat memahami kondisi yang sebenarnya di Sorong.

Sebelumnya, peristiwa naas itu terjadi karena dipicu oleh aksi kriminal yang berujung pada bentrok antarwarga. Anggota kepolisian dan TNI yang berada di lokasi mencoba menenangkan massa, juga sempat terkena lembaran batu dan panah.

Dikabarkan satu anggota TNI terkena panah di kaki dan Kapolres Sorong Kota kena lemparan batu dari warga yang terlibat bentrok di kawasan pertokoan Yohan. Akibat bentrokan ini, 2 sepeda motor dan 1 kendaraan dinas milik Polres Sorong dibakar. Sebuah rumah dekat SD YPK di Jalan Manggis juga ikut dibakar massa.

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.