Ketua DPRD Deiyai Kecewa Dengan Hasil Tes CPNS Kabupaten Deiyai

Deiyai – Ketua DPRD Deiyai, Petrus Badokapa, S.Th, M.Th, mengaku sangat kecewa dengan hasil tes CPNS kabupaten Deiyai, formasi tahun 2018, yang telah diumumkan pada hari kamis (30/07).
Alasan yang mendasari kekecewaan Petrus Badokapa dengan hasil tes tersebut adalah kurang diakomodirnya anak-anak muda asli Deiyai untuk diterima menjadi PNS.
“Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Deiyai yang telah dipilih oleh seluruh warga Deiyai, saya sangat kecewa dengan hasil CPNS tahun 2018 yang telah diumumkan kemarin. Dalam pengumuman tersebut hak kesulungan milik orang Deiyai sudah dirampas oleh orang dari luar kabupaten Deiyai,” tegas Badokapa.
Katanya, banyak anak muda Deiyai yang memiliki potensi namun tidak diakomodir, presentasi kelulusan orang asli Deiyai dalam hasil tes CPNS ini menurutnya jauh dibawah harapan.
“Kami DPRD Kabupaten Deiyai sungguh sangat kecewa dengan hasil ini. Kepala BKD Kabupaten Deiyai segera bertanggung jawab dengan hal ini. Anda membunuh generasi masa depan orang asli Deiyai. Anda mengutamakan orang luar Deiyai,” ujar Petrus Badokapa.
Petrus meminta agar BKD Deiyai segera menempelkan hasil kelulusan di Kantor BKD Deiyai sehingga perolehan nilai peserta bisa segera diketahui.
“Kemarin setelah dengar, lihat dan baca pengumuman tersebut, saya sudah konfirmasi kepada Bupati Deiyai tentang hal tersebut. Mengapa dari hasil tersebut banyak orang dari luar Deiyai dan orang asli Deiyai banyak yang tidak diakomodir ?,” ungkapnya.
Bupati menjelaskan bahwa sebagai pimpinan daerah sejak tes itu dilakukan hingga saat ini, tidak pernah ada kordinasi kepada pihaknya. Menurut Bupati, pihaknya baru diberitahu pada tanggal 28 Juli kemarin. Sebelumnya, siapa yang kerja dan kerjanya seperti apa dan bagaimana, Bupati tidak tahu menahu akan hal tersebut.
“Saya meminta kepada CPNS Deiyai yang tidak lulus, silahkan ajukan keberatan. Terutama kepada CPNS yang nilainya pada saat tes tinggi tetapi tidak ikut lulus, bisa sampaikan kepada kami. Kami persilahkan kumpulkan semua data pendukung, seperti; dapat nilai tinggi pada saat tes tapi tidak lulus, dapat nilai rendah tapi lulus, presentase anak asli Deiyai dan luar Deiyai,” imbuh Petrus Badokapa.
Petrus dengan tegas meminta kepada Bupati Deiyai agar segera mencopot Kepala BKD Deiyai. Dan kepada para peserta CPNS yang tidak lulus agar tidak terprovokasi dan harus menahan diri dan tidak mengganggu keamanan dan ketertiban di Deiyai.
[Nabire.Net/Philemon Keiya]


Leave a Reply