INFO PAPUA
Home » Blog » KEMENPAN-RB Beri Papua Kuota PNS 2014 Sebanyak 173 Orang

KEMENPAN-RB Beri Papua Kuota PNS 2014 Sebanyak 173 Orang

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Charles R Kambuaya mengatakan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI, memberikan kuota penerimaan CPNS 2014 untuk Papua sebanyak 173 orang.

“Kita hanya dapat 173 orang kuota penerimaan CPNS, untuk semua jurusan yang terbagi sama rata, tidak ada yang berlebihan untuk jurusan tertentu,” kata Charles Kambuaya kepada kepada wartawan, di Jayapura, Papua, Kamis (3/9).

Charles mengakui, memang kuota CPNS yang diberikan untuk Papua tahun ini berkurang secara signifikan jika dibanding dengan penerimaan sebelumnya, yang mana mencapai 232 orang. Padahal pemerintah provinsi sebelumnya telah mengajukan permintaan sebanyak 800 orang lebih.

“Kemenpan-RB menilai ada kelebihan pegawai di Pemprov Papua. Ya, memang pegawai kita terlalu banyak, dimana total pegawai mencapai tujuh ribu atua tepatnya sebanyak 6.800 lebih. Idealnya memang hanya lima ribu pegawai, sehingga kuota yang kita dapat segitu,” ujarnya.

Saat ditanya soal sistem tes CPNS menggunakan komputer, kata Charles, dirinya sedang ingin urus, yang jelas kita mau berjuang agar tes di Papua tetap dilakukan secara manual.

“Saya masih urus itu. Jika sudah oke, saya mau bicara. Tapi, kita berjuang untuk penerimaan dengan sistem manual. Bahkan, gubernur telah menyurat secara resmi ke Kemenpan-RB untuk penggunaan sistem manual tersebut, kita tinggal tunggu jawabannya saja,” katanya.

Ditambahkannya, sejauh ini masih banyak orang di Papua yang belum bisa menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) tersebut, sehingga Pemprov Papua meminta dapat ditunda pelaksanaannya pada tahun depan, sambil Pemprov menyiapkan menghadapi sistem CAT.

“Ya, tahun ini sementara kita minta manual dulu, dengan lembar jawaban komputer, sambil kita siapkan tahun depan harus menggunakan CAT,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mengatakan, mengingat teknologi sebagian besar kabupaten/kota di Papua belum memadai, maka pemerintah Provinsi Papua sedang memperjuangkan ke pusat, agar tes CPNS 2014 Papua tetap dilakukan secara manual.

“Pemprov Papua sedang berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Sehingga usulan untuk menerapkan sistem manual tetap dapat diakomodir,” kata Hery.

Pertimbangan untuk penggunaan sistem manual di Papua, ujar Hery, selain banyak daerah yang belum ada teknologi informasi yang baik. Pengalaman tahun lalu, grade yang ditentukan oleh Kemenpan-RB saja tidak bisa dipenuhi oleh anak-anak Papua. “Apalagi jika sistem CAT dipaksakan harus dilakukan di Papua. Sudah jelas sangat memberatkan anak-anak asli Papua,” ujarnya.

(JB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.