Kapolres Manokwari AKBP Jhonny Eddison Isir tetap berkomitmen memberantas praktek judi toto gelap alias Togel, miras serta penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) di Manokwari. Bahkan Eddison mengaku bersedia ditembak, jika suatu saat ia terbukti menerima uang atas aktivitas perjudian Togel, Miras dan penimbunan BBM di Manokwari.
Eddison kepada wartawan usai mengikuti diskusi di Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Manokwari kemarin mengatakan, hal ini pun telah ia sampaikan kepada seluruh anggota kepolisian di lingkungan Polres Manokwari.
“Tadi kepada anggota di apel pagi saya katakan, jika anggota medengar saya menerima uang dari aktivitas togel atau melegalkanya, silahkan datang ke saya konfirmasi. Jika benar, silahkan kalian cabut senjata kalian dan tembak saya,” katanya.
Sebaliknya, lanjut Kapolres jika Ia mendengar informasi dari masyarakat tentang keterlibatan anggota dalam judi tersebut, ia pun tidak akan segan-segan menembak anggota.
“Sebaliknya, jika saya mendengar ada anggota yang terlibat, saya akan cek di masyarakat, jika terbukti benar saya yang akan tembak kalian,” katanya lagi mengulang statemenya dalam apel pagi
Dikatakan, statement tersebut wujud komitmen bahwa Polres Manokwari benar-benar aka serius memberantas togel di Manokwari. Menurutnya, anggotanya selama ini sudah mengetahui data soal perjudian togel di Manokwari. Termasuk jumlah bandar yang selama ini beropersi. Untuk tegasnya, dari data-data tersebut anggotanya harus menangkap para bandar ini. Hal yang sama berlaku bagi, kasus peredaran miras dan kasus penimbunan BBM di Manokwari.
Sementara itu dalam menangani perkara korupsi, pihaknya juga tidak akan melakukan langkah mundur. Ia bahkan tak segan-segan mempertaruhkan pangkat dan jabatannya, dalam memberantas para pencuri uang rakyat tersebut.
“Dalam penanganan korupsi Polres Manokwari tidak ada istilah langkah mundur. Yang ada adalah langkah maju, walau ada tembok besar pun akan tetap kita tonjolkan. Bila perlu menggunakan alat banting, kita akan pake,” kata Kapolres kemarin, menunjukan keseriusanya dalam memberantas praktek korupsi di Manokwari.
Pria yang juga mantan Kasubdit Tipikor ini mengatakan dalam penanganan korupsi, pihaknya bukan membenci atau mencari-cari kesalahan orang. Melainkan, hal itu dilakukan untuk penegakan hukum dan menyelamatkan keuangan negara.
Singgung soal sejumlah kasus korupsi yang selama ini penangananya masih tertahan di Polres Manokwari, Eddison mengaku belum mengetahui pasti. “Saya akan coba pelajari dulu, saya sudah lihat berkasnya tapi saya belum sempat pelajari semuanya, yang pasti semua akan kita seriusi,” katanya.
Dikatakan, penanganan korupsi yang dilakukan kepolisian akan dilakukan secara profesional, prosedural dan proporsional. Disisi lain lanjut Eddison pihaknya akan tetap berhadapan dengan hak azasi para oknum yang disangkakan dalam perkara tersebut.
Polres lanjutnya, mendapat target dari Polda sebanyak 2 kasus korupsi yag harus diselesaikan tahun ini. Untuk itu ia berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat yang di Manokwari. Sebab menurutnya, dalam memberantas korupsi pihaknya berhadapan dengan para penguasa.
“Kita akan berhadapan dengan orang-orang yang punya kekuasaan dan punya pengaruh. Anginnya makin kencang. Ibarat pohon kelapa semakin tinggi angin semakin kencang. Untuk itu, dukungan dari masyarakat ini ibarat batang pohon kelapa yang menopang daun pohon agar kuat dan pohon tidak tumbang,” ujarnya lagi.
Semoga terlaksana semua janji bapak kapolres yang baru sehingga penyakit masyarakat seperti Judi togel,Miras,Narkoba,pencurian BBM serta yang paling terpenting lagi pengawasan terhadap para pekerja sex komersial(PSK) karena Papua adalah daerah dgn tinggi penderita HIV di indonesia.
samuel wamaer
Semoga terlaksana semua janji bapak kapolres yang baru sehingga penyakit masyarakat seperti Judi togel,Miras,Narkoba,pencurian BBM serta yang paling terpenting lagi pengawasan terhadap para pekerja sex komersial(PSK) karena Papua adalah daerah dgn tinggi penderita HIV di indonesia.