INFO PAPUA
Home » Blog » Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Di Papua Di Atas Rata-Rata Nasional

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Di Papua Di Atas Rata-Rata Nasional

papua

Indeks kualitas lingkungan hidup wilayah ekoregion Papua berada pada indeks baik di atas rata-rata nasional dengan kisaran di atas 75.

“Rata-rata indeks kualitas lingkungan hidup provinsi adalah kisaran 64,72 terkait dengan kualitas air, udara, tutupan lahan, lahan kritis dan penghargaan kota bersih adipura,” kata Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Menteri pada Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup kepada seluruh institusi lingkungan hidup provinsi dan kabupaten/kota di Papua mengatakan, perlu langkah konkrit untuk mengantisipasi terjadinya penurunan kualitas lingkungan.

Untuk itu, Pemerintah Daerah harus memiliki kapasitas yang memadai untuk menjalankan tanggung jawabnya sesuai dengan kewenangan.

“Berkaca pada kapasitas daerah khususnya di ekoregion Papua, tentunya perlu segera dilakukan penataan agar lebih memberikan kekuatan bagi daerah dalam melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan menginternalisasikannya dalam proses pembangunan,” kata Balthasar.

Dalam kesempatan itu peserta diajak memahami perlunya data valid dalam menggambarkan kondisi lingkungan hidup yang tercermin dalam status lingkungan hidup daerah.

Hal ini diperlukan agar kebijakan yang ditetapkan dapat lebih presisi dan tepat sasaran. Standarisasi dan kompetensi bidang lingkungan hidup juga merupakan hal yang sangat penting, di mana pemerintah daerah harus dapat menstandarkan berbagai pengelolaan lingkungan hidup, dan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan.

Pada aspek kelembagaan, kekuatan koordinasi dan pengambilan keputusan menjadi keharusan mutlak untuk melaksanakan tugas dan fungsi pelaksanaan kewenangannya.

Sumberdaya manusia yang profesional dan mandiri menjadi aspek yang melekat dan tidak terpisahkan dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, yang kemudian diharapkan dapat mewujudkan pelayanan lingkungan hidup kepada masyarakat dengan lebih baik.

Pada aspek pendidikan dan pelatihan dan peningkatan kapasitas laboratorium juga menjadi penting dalam peningkatan kapasitas aparatur lingkungan hidup daerah yang memiliki keahlian di bidangnya.

(Plasa)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.