Hari Kopi Nasional, Momentum Bangkitkan Potensi Kopi di Papua

Dogiyai – Hari Kopi Nasional tiap tahunnya diperingati setiap tanggal 11 Maret. Maksud dilaksanakannya Hari Kopi Nasional adalah untuk merayakan kenikmatan minuman kopi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap petani kopi.
Andreas Gobay yang merupakan pecinta kopi, kepada Nabire.Net mengatakan, hari kopi nasional seharusnya bisa menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih membangkitkan potensi kopi di Papua, terlebih khusus di Dogiyai.
“Potensi kopi harus diseriusi lagi, karena kopi dari Papua sangat menjanjikan, apalagi seperti kopi dari Dogiyai”, kata Andreas.
Andreas yang saat ini menjabat sebagai Ketua KPU Dogiyai, sejak dulu sangat concern dengan budidaya tanaman kopi di Dogiyai, apalagi saat itu ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perindagkop Dogiyai.
“Kopi sebagai modal sosial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat mesti diwujudkan oleh para pihak secara bersama sama. Terutama Pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab sudah harusnya mewujudkan pengembangan Kopi”, kata Andreas.
Menurutnya, pengembangan kopi harus dilakukan dengan berbagai cara mulai dari perluasan area lahan kopi, pembersihan kebun kopi yang sudah lama ada dan peningkatan proses pengolahan yang berkualitas.
Selain itu perlu peningkatan kesejahteraan bagi para petani kopi dengan dukungan dari pemerintah. Seperti yang dulu pernah ia lakukan sewaktu menjabat Kepala Dinas Perindagkop.
(Baca Juga : Dinas Perindagkop Kabupaten Dogiyai Gelar Pelatihan Pengolahan Kopi Sekaligus Memberi Bantuan Mesin Pengolah Kopi)
Saat itu menggelar pelatihan pengolahan kopi sekaligus memberikan bantuan mesin pengolah kopi kepada petani kopi di Dogiyai.
(Baca Juga : Sebanyak 140 Orang Petani Kopi Di Dogiyai Mengikuti Pelatihan Pengolahan Kopi Arabika)
Andreas Gobay mengatakan, sudah seharusnya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat terus didorong termasuk kopi sebagai komoditi unggulan Dogiyai. Berhubungan peralatan pengolahan Kopi, market dan kelembagaan yang tidak mendukung maka nama besar kopi Dogiyai menurun sejak 1988.
Lebih lanjut Andreas juga mengapresiasi Yayasan Yapkema yang terus menerus serius dalam mendorong pengembangan kopi. Ia juga meminta pemerintah kabupaten untuk aktif mendorong pengembangan kopi di wilayah Meepago.
“Selamat Hari Kopi Nasional kepada seluruh pencinta kopi, sudahkah anda ngopi hari ini”, tutup Andreas.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar