Forkopmade Gabungan Beberapa Kota Studi Bahas Penyaluran Dana Tugas Akhir & Pemondokan

Jakarta – Forum Komunikasi Pelajar Dan Mahasiswa Deiyai (Forkopmade) kota studi Jakarta, melaksanakan rapat bersama guna membahas penyaluran dana tugas akhir dan dana pemondokan yang masih terhambat sejak tahun lalu.
Rapat dilaksanakan sabtu (07/11) bertempat di Asrama Wissel Meren, Jakarta, dihadiri oleh perwakilan mahasiswa yang diwakili Badan Pengurus dari beberapa kota studi di seluruh Jawa dan Bali, seperti dari Bandung, Bogor, Jogja, Solo, Semarang, Salatiga, Surabaya, Malang, Jember, Bali dan Jakarta sendiri.
Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa pokok penting diantaranya mengevaluasi kinerja pemerintah dalam penyaluran dana tugas akhir dan pemondokan dan evaluasi terhadap penyaluran dana Covid.
Berdasarkan hasil rapat, Forkopmade telah menetapkan sejumlah putusan dalam pernyataan sikap yang ditujukan kepada Bupati Deiyai, Kepala Dinas Pendidikan Deiyai dan Kepala Dinsos Deiyai.
Selain memberikan beberapa tuntutan, Forkopmade akan melakukan beberapa tindakan yaitu mendatangi kantor Penghubung Jakarta Papua dan melakukan Konferensi Pers melalui media sosial.
Adapun pernyataan sikap Forkopmade adalah sebagai berikut :
-
Tanpa alasan apapun segera salurkan dana TA dan Pemondokan seperti sediakala melalui Badan Pengurus Harian Korwil yang ada di Se Jawa-Bali dalam jangka waktu 1-2 minggu kedepan.
-
Setelah menunggu sejak tahun 2019 hingga akhir November 2020, kami tidak melihat keseriusan dari Pemerintah Daerah terhadap Pelajar dan Mahasiswa Deiyai. Oleh karena itu, kami tidak ingin mendengar alasan yang berbelit-belit dalam penyaluran dana TA, dan Pemondokan.
-
Tanpa berbelit-belit kami menuntut agar penyaluran dana TA dan Pemondokan dilakukan secara transparan dengan menyentuh semua Pelajar dan Mahasiswa tanpa terkecuali, melalui badan pengurus harian ipmade di setiap kota studi sejawa dan bali, dalam jangka waktu 2 Minggu ini.
-
Jika tuntutan ini tidak dipenuhi maka mahasiswa Deiyai di bawa payung Forkopmade se-Jawa dan Bali akan mendatangi dan mendesak kantor penghubung Jakarta Papua untuk meneruskan tuntutan yang tertera.
-
Segera mengevaluasi penyaluran dana Covid’19, Karena dalam implementasinya tidak tersalur secara merata kepada seluruh Pelajar dan Mahasiswa Deiyai.
Catatan:Â Lebih lanjut bisa kontak ketua Forkopmade, Ferdinanko Edowai (082117984947)
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar