Kepolisian Resor (Polres) Jayapura, Papua mengamankan 21 orang warga Kampung Warombaim, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, terkait dugaan keterlibatan dalam kelompok Tentara Pembebasan Nasional/Organisasirasi Papua Merdeka (TPN/OPM).
Kapolres Jayapura AKBP Sondang Siagian, membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi wartawan, di Jayapura, Senin (11/08), namun masih enggan menjelaskan secara rinci.
Sondang berjanji akan menjelaskan hal itu dalam siaran pers yang dijadwalkan segera.
Sementara Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo mengaku belum menerima laporan terkait permasalahan tersebut.
“Saya belum terima laporan,” katanya.
Informasi yang dihimpun, sebanyak 21 orang warga itu diamankan pada Minggu (10/08) sore sekitar pukul 15.30 WIT, di Kampung Warombaim, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura.
Sebanyak 21 orang yang diamankan itu terdiri dari 16 orang laki-laki dewasa, empat perempuan dewasa dan satu anak laki-laku berusia sembilan tahun.
Upaya pengamanan warga itu bermula dari penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap mobil yang digunakan Kapolsek Nimbokrang saat melintas di Kampung Warombaim.
Kapolsek tersebut langsung meminta bantuan kepada anggota Polisi yang BKO di Polsek Nimbokrang, kemudian dilakukan pengejaran disekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Saat itu didapat orang diduga TPN/OPM yang telah melaksanakan pelantikan pimpinan yang baru di Kam Brap, karena terdapat sejumlah barang bukti berupa sangkur lima buah, panah dan busur panah dua buah, pakaian PDL 30 stel dan tongkat komando satu buah.
Barang bukti dan 21 orang diduga kelompok TPN/OPM kemudian diamankan di Mapolres Jayapura.
Leave a Reply