Baku tembak antara aparat gabungi TNI – Polisi dengan kelompok bersenjata di Kepulauan Yapen, Papua mengakibatkan 3 aparat terluka dan 1 orang dari pihak lawan tewas.
Juru Bicara Polisi Papua, Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, baku tembak terjadi saat aparat menyergap kelompok bersenjata yang sedang menggelar latihan militer. Dia mengklaim, kelompok ini kerap meneror warga dan memeras pejabat daerah.
“Kita memperoleh informasi dari masyarakat ini kelompok ini sudah kita ikuti gerakannya, karena sering meneror masyarakat, mereka memeras masyarakat meminta uang, perusahaan diminta, pejabat pemda diminta, melakukan penembakan terhadap polisi beberapa anggota kita oleh kelompok ini meninggal,” kata Sulistyo, Minggu (2/2).
Sulistyo Pudjo Hartono menambahkan, pihaknya telah menahan 11 orang dan sedang mengejar anggota kelompok bersejata yang melarikan diri.
Dalam penyergapan tersebut polisi juga menyita berbagai barang bukti, diantaranya 15 pucuk senjata laras panjang, 3 pistol, 22 pakaian loreng, 2 bom Ikan, 2 Bendera Bintang Kejora, 14 butir amunisi, 1 Busur panah, 20 Anak Panah dan 1 tombak.
Tinggalkan Komentar