Pemkab Nabire Akan Bangun Jembatan Darurat Pasca Kerusakan Jembatan Kayu Yaro 2-Wanggar Pantai

Nabire – Pasca mengalami kerusakan 10 Desember 2018 lalu, jembatan yang menghubungkan wilayah Yaro 2 dan Wanggar Pantai, Distrik Yaro, direncanakan akan diperbaiki oleh pemerintah kabupaten Nabire.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kabupaten Nabire, Otto Riskandar ST M.Si, kepada Nabire.Net, senin sore (17/12).

(Baca Juga : Jembatan Kayu Yang Menghubungkan Yaro 2 Dengan Wanggar Pantai Rusak Parah)

Kadis PU-Pera, Otto menjelaskan, senin pagi tadi, dirinya mendampingi Bupati Nabire meninjau lokasi jembatan yang rusak tersebut. Hadir juga dalam peninjauan ini, tim dari BPBD Nabire dan pemerintah Distrik Yaro.

Dalam kunjungan tersebut, tim dari BPBD Nabire menjelaskan tentang kronologis adanya bencana alam yang mengakibatkan putusnya jembatan.

Sedangkan Kadis PUPR menjelaskan tentang teknis penanganan perbaikan jembatan secara darurat.

Bupati Isaias Douw sendiri sudah menyetujui untuk dilakukan perbaikan pada jembatan tersebut. Sedangkan yang menangani perbaikan dari BPBD Nabire dengan menggunakan dana tanggap darurat.

( Baca Juga : Ini Tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nabire Terkait Kerusakan Jembatan Wanggar Pantai)

Nantinya, jembatan yang mengalami kerusakan saat ini akan dibuat permanen atau jembatan dari besi. Sedangkan di sebelah jembatan lama, akan dibuatkan jembatan darurat.

Warga baik dari kampung Yaro 2 maupun Wanggar Pantai mengicapkan terima kasih kepada Bupati dan Pemda atas perhatian dan kedatangan ke lokasi.

Seperti diketahui, Jembatan Wanggar Pantai yang menghubungkan antara Wanggar Pantai dengan Yaro 2, Distrik Yaro kabupaten Nabire, kondisinya saat ini memprihatinkan dan tinggal menunggu ambruk. Hal itu dilaporkan sejumlah warga setempat.

Hal tersebut dibenarkan salah seorang Staf Distrik Yaro, Maman, kepada Nabire.Net, Rabu (12/12).

Dijelaskan Maman, kerusakan jembatan tersebut akibat hujan deras yang terjadi di Nabire. Akibatnya pada tanggal 10 Desember, jembatan tersebut mengalami longsor terkena arus kali.

(Baca Juga : Jembatan Kayu Yang Menghubungkan Yaro 2 Dengan Wanggar Pantai Rusak Parah)

“Jembatan ini walaupun masih berbentuk kayu, tapi fungsinya sangat penting, mengingat satu-satunya akses paling dekat dari Wanggar Pantai menuju Yaro 2 adalah jembatan ini”, beber Maman.

Maman sendiri telah melaporkan hal tersebut ke Kantor Dinas PU Nabire dengan membawa surat. Dan surat tersebut sudah dibaca oleh Kadis PU-Pera.

Jembatan yang mengalami kerusakan ini merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten Nabire.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.