Terkait Pemalangan Kantor Satker Nabire, Ini Penjelasan Kepala BBPJN XVIII Jayapura

Nabire, Pengusaha jasa konstruksi OAP di Nabire memohon kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura dan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Papua agar Pengusaha OAP di Nabire dan diseluruh Papua dapat diakomodir dalam proses tender di APBN sesuai dengan amanah UU Otsus, Perpes 17 Tahun 2019 dan Inpres nomer 9.
Mereka berharap aspirasi dapat di teruskan, karena mereka sudah menduduki satker dari hari selasa 9 Januari 2022 hingga Minggu malam (16/1) pengusaha konstruksi OAP di Nabire masih duduki Kantor Satker Nabire.
Setelah membaca di media dan mendapat informasi dari Nabire, hari ini tanggal 17 Januari 2022, Anggota DPR Papua, John Gobay bertemu Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Sasarari, guna menyampaikan aspirasi mereka yang menduduki Kantor Satker Nabire.
Ada beberapa catatan yang disampaikan Bapak Edu Sasarari selakuKepala Balai Jalan dan Jembatan Nasional, yaitu;
1. Lelang pekerjaan dilakukan di Balai Pengadaan barang dan Jasa BP2JK bukan di Balai Jalan dan Jembatan Nasional.
2. Sembilan paket yang disampaikan oleh Pengusaha OAP itu belum dilelang sehingga keliru kalau disampaikan Kepala Balai berbohong.
3. Semua proses lelang dilakukan di BP2JK atau Balai Pengadaan barang dan jasa kontruksi silahkan diikuti
4. Beliau minta agar berita diklarifikasi.
Menanggapi itu, John Gobay sebagai Anggota DPR Papua Dapeng Meepago, menyampaikan hal sebagai berikut :
1. Atas nama saudara dan saudari saya di Nabire, saya mohon maaf atas pemberitaan di media dan media sosial.
2. Saya mohon dukungan agar sembilan Paket pekerjaan yang disampaikan lalu agar diberikan kepada pengusaha OAP di Nabire, tentu mreka akan ikut lelang di BP2JK tapi mohon perhatian dan prioritas kepada mereka Pengusaha Konstruksi OAP di Nabire.
Salam
John NR Gobai
Anggota DPR Papua
Dapeng Meepago
[Nabire.Net]


Leave a Reply