Pengelolaan tambang emas di Degeuwo akan diefektifkan dengan beberapa upaya Pemerintah Kabupaten Paniai. Mulai dari bangun kantor satu atap di Nabire maupun di lokasi pendulangan dengan menempatkan, dan pembangunan jaringan komunikasi di kawasan pendulangan.
Kepala Bidang Pendataan dan Penempatan pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Paniai, Denny Blegur, S.Sos mengatakan, rencananya dalam waktu dekat ini akan bangun satu tower Telkomsel di wilayah Degeuwo.
“Pembangunan menara Telkomsel di Degeuwo ini masuk program tahun 2014,” katanya kepada tabloidjubi.com, Senin (2/6).
Diakui, pembangunan sarana komunikasi ini, apalagi di daerah terisolir seperti Degeuwo, sangat penting. Selain untuk mempermudah komunikasi dengan masyarakat maupun para staf yang akan bertugas di sana dengan pemerintah daerah, menurut dia, juga sebagai upaya pemerintah membuka keterisolasian daerah dari jaringan komunikasi.
“Ini masuk program prioritas dari dinas, dan sudah didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah,” kata Denny.
Kepala Dispenda Kabupaten Paniai, Drs. Weynand Antoh, M.Si mengatakan, perlunya sarana telekomunikasi di Degeuwo agar tak ada kendala lagi dalam berkomunikasi seperti selama ini.
“Kita butuh komunikasi dengan staf yang nanti tugas di Degeuwo, juga tentunya masyarakat bisa mengaktifkan handphone,” kata Antoh.
Sejak dilantik beberapa bulan lalu, mantan Kepala Bappeda Paniai ini menyatakan keseriusannya dalam upaya penggalian PAD dari wilayah Degeuwo. Selain sektor lain dan program kerjanya.
“Kami punya beberapa terobosan, mulai penertiban hingga pada aksi di lapangan dan setoran jelas ke kas daerah,” ujarnya.
Dalam hal ini, kata Weynand Antoh, sarana komunikasi sangat dibutuhkan.
Tinggalkan Komentar