Pemekaran DOB Mapia Raya Harus Utamakan Aspirasi Rakyat Bukan Elit

Dogiyai – Pemekaran Daerah Otonomi Baru Mapia Raya dari Kabupaten Dogiyai dalam prosesnya harus melibatkan Masyarakat, Mahasiswa dan Pemuda diwilayah Mapia yang meliputi Distrik Mapia, Mapia Barat, Mapia Tengah, Piyaiye dan Sukikai Selatan agar dalam prosesnya tidak melahirkan pro dan kontra. Pemekaran DOB harus dilihat dari berbagai aspek sesuai kebutuhan masyarakat bukan kebutuhan para Birokrat, Elit Politik dan Pengusaha.
Pemekaran Daerah Otonomi Baru Mapia Raya sudah lama diperjuangkan oleh Elit Politisi, Birokrat dan Para Pengusaha asal Mapia namun prosesnya Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Mapia menolak perjuangan Daerah Otonomi Baru Mapia Raya dilakukan melalui Aksi Massa, Media Online, Cetak, Elektronik seperti tahun 2014 – 2016 Musa Mudestus Boma di Jayapura dan Christian Degei di Makasar, Yosias Iyai di Jawa Bali bersama masyarakat Mapia menolak DOB Mapia Raya ini bukti Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat tidak membutuhkan Pemekaran Kabupaten Mapia Raya
Tim Pemerkaran DOB Mapia Raya harus melibatkan mahasiswa, pemuda dan masyarakat Mapia dengan cara melakukan dengar Pendapat apakah? Masyarakat Mapia membutuhkan Pemekaran atau Tidak
Apapun itu kepentingannya endig dari Pemekaran DOB adalah membangun daerah tetapi dalam prosesnya masyarakat menolak Pemerkaran untuk apa ada Pemerkaran? Kalau masyarakat Tolak tidak boleh lagi ada Tim-tim untuk mengurus Pemerkaran DOB Mapia Raya
Kalau pemekaran itu dilatarbelakangi dengan alasan Pembangunan, Kenapa tidak? Perjuangkan pembangunan itu didalam Kabupaten Dogiyai apalagi Tim pemekaran yang juga notabeneya adalah Birokrat, Politisi dan Pengusaha dikabupaten Dogiyai, Jadi jangan menjadikan Pemerkaran dengan alasan Pembangunan? Fokus Membangun Masyarakat Mapia dan Kamuu didalam Kabupaten Dogiyai.
*Penulis, Bernardo Boma , Ketua DPD KNPI Kabupaten Dogiyai
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar