Pembukaan Kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Administrasi & Kependudukan 2014 Di Nabire
Gubernur Papua, Lukas Enembe, diwakili oleh Staf Ahli bidang Pemerintahan kabupaten Nabire, Anshari S.Sos M.Si, mewakili Bupati Nabire, membuka kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Administrasi & Kependudukan (SIAK) tahun 2014, yang dilaksanakan Dinas Tenaga kerja & Kependudukan Provinsi Papua bertempat di ruang pertemuan Kesbangpol & Linmas Nabire, Senin pagi (19/05/2014).
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Papua mengatakan, dengan ditetapkannya UU no 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dan Perpres RI no 112 tahun 2013 tentang penerapan kartu tanda penduduk berbasis NIK secara nasional sebagai landasan hukum yang kokoh dalam reformasi administrasi kependudukan dan dengan adanya perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan ini dalam rangka mendorong penyelenggaraan pelaksanaan program Sistem Administrasi kependudukan (SAK) secara nasional.
Ditambahkan Gubernur Papua, pada bulan juli 2014, akan diselenggarakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sehingga diperlukan data kependudukan yang akurat dan valid.
Sementara itu menurut Ketua Panitia, Yunus Rumere dalam laporannya menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan Pengembangan SIAK tahun 2014 ini diantaranya adalah memberikan informasi tentang perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan, memberikan pemahaman kepada aparat kabupaten/kota agar dapat memanfaatkan sarana dan prasana SIAK serta E-KTP yang ada di kabupaten/kota, dan mengambil langkah-langkah kongkrit guna membenahi database kependudukan di daerah.
Kegiatan pengembangan SIAK tahun 2014 di Nabire ini menghadirkan nara sumber dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, dan dari Dinas Tenaga Kerja & Kependudukan Provinsi Papua serta diikuti oleh 35 orang peserta dari 14 Kabupaten/kota, diantaranya kabupaten Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Biak Numfor, Waropen, Keerom, Supiori, Kep Yapen, Mimika, Kabupaten Jayapura dan kota Jayapura, dan akan berlangsung selama 2 hari.
(Suhaini I.S/RRI Nabire)





Tinggalkan Komentar