Pembangunan Sumber Daya Manusia Di Dogiyai Harus Selaras Dengan Pembangunan Infrastruktur
Dogiyai – Pendidikan memiliki kata dasar didik, artinya suatu proses pembelajaran pengetahuan, ketrampilan dan kebiasan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan maupun penelitian.
Selain itu pendidikan juga bisa berarti transfer ilmu dari pendidik kepada peserta didik untuk meningkatkan kualitas sumber daya peserta didik tersebut sehingga menjadi generasi penerus yang cerdas.
Berbicara mengenai generasi penerus, bisa dikategorikan menjadi 2 tipe, generasi penerus yang benar-benar menyerap pendidikan dan mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di tempat asalnya (daerahnya). Sedangkan generasi lainnya yaitu generasi yang terbalik, artinya mereka tidak sungguh-sungguh mengenyam pendidikan dan hasilnya mereka tidak berhasil.
Generasi yang tidak berhasil inilah yang tentunya membebani orangtuanya, keluarganya, bahkan daerah asalnya karena mereka tidak bertanggungjawab atas masa depan mereka.
Namun untuk generasi yang sukses, tentu mereka sadar bahwa apa yang diperjuangkan orangtua mereka baginya sangatlah penting sehingga mereka sungguh-sungguh menuntut ilmu demi keberhasilan mereka pribadi dan menjadi kebanggaan orangtuanya.
Generasi seperti inilah yang seharusnya diperhatikan baik oleh pemerintah daerah, khususnya di wilayah Meepago, lebih spesifik lagi di kabupaten Dogiyai.
Pemerintah Dogiyai tentu menyadari tidak semua warganya memiliki kemampuan secara finansial untuk menuntut ilmu, walaupun warganya memiliki kemampuan dan semangat untuk meraih cita-cita dan impiannya untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas.
Oleh karena itu, pemerintah Dogiyai harus jeli melihat kondisi tersebut dengan lebih memperhatikan generasi muda di Dogiyai, khususnya mereka yang kurang mampu dalam hal keuangan, tapi memiliki kemauan yang kuat untuk berhasil dalam dunia pendidikan.
Selain dalam hal memfasilitasi generasi muda Dogiyai yang kurang mampu, pemkab Dogiyai juga harus bisa membuka peluang lapangan pekerjaan bagi generasi muda asli Dogiyai untuk bisa bekerja di daerahnya sendiri, baik menjadi CPNS, maupun lewat pelatihan-pelatihan kewirausahaan yang bermanfaat bagi mereka.
Pembangunan infrastruktur memang penting, namun tanpa dukungan sumber daya manusia yang baik, pembangunan tersebut tentu tak ada manfaatnya. Oleh karena itu, selain menggenjot pembangunan infrastruktur, pemkab Dogiyai juga sangat perlu membangun kualitas sumber daya manusia warganya, terutama lewat pendidikan dan lapangan pekerjaan,
Semoga kedepannya, pemerintah kabupaten Dogiyai lebih bijaksana dan adil dengan bersungguh-sungguh membangun sumber daya manusia di Dogiyai, selaras dengan pembangunan infrastruktur, demi Dogiyai Dou Ena.
*Penulis, Bomaibo, Mahasiswa Dogiyai di Makassar
[Nabire.Net]






Tinggalkan Komentar