Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah Resmi Ditutup Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya

Nabire, Kegiatan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah se-kabupaten Intan Jaya, resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Intan Jaya, Apolos Bagau, ST., bertempat di Aula Hotel JDF Nabire, Selasa (27/09/2022).
Kegiatan pelatihan ini mengusung tema “Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Intan Jaya 2022” yang dilaksanakan di bawah naungan Dinas Pendidikan Intan Jaya.
Kegiatan ini berlangsung selama dua dari tanggal 26-27 September 2022 dengan peserta para Kepala Sekolah se-kabupaten Intan Jaya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya, Apolos Bagau, mengimbau kepada Kepala Sekolah agar segera naik ke tempat tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar.
“Saya perintahkan kepada semua Kepala Sekolah yang hadir ikut kegiatan ini, supaya naik ke Intan Jaya, supaya kegiatan sekolah bisa berjalan. Jangan bertahan lama-lama di sini [Nabire atau Timika],” tegas Bagau.
Terkait kondisi dan situasi Intan Jaya, Bagau menjelaskan kondisi sudah mulai pulih dan aktivitas sudah berjalan normal.
“Kalau soal situasi daerah kabupaten Intan Jaya, sudah mulai pulih dan aktivitas masyarakat sudah berjalan normal,” ujarnya.
Apolos juga berharap agar kegiatan ini dapat menambah wawasan Kepala Sekolah dalam bertugas.
“Saya harap supaya setelah terima materi penguatan ini para Kepala Sekolah semakin sadar tugas dan tanggung jawabnya dan perintahkan bawahan untuk kembali bertugas. Dengan demikian aktivitas dan wajah pendidikan bisa nampak,” ujar Bagau.
Untuk diketahui bersama, Dinas Pendidikan kabupaten Intan Jaya akan melakukan mutasi tenaga pendidikan dan guru di kabupaten Intan Jaya.
“Tahun ajaran baru, semester dua, saya akan melakukan mutasi beberapa guru maupun Kepala Sekolah. Untuk itu kepada guru PNS maupun guru honor dari Dinas supaya kembali bertugas,” lanjut Apolos.
Di tempat yang sama, salah satu mentor, IbuYudhi Setyo Palupi, berharap agar apa yang didapatkan dari kegiatan penguatan ini dapat diterapkan di sekolah yang ada di kabupaten Intan Jaya.
“Semoga apa yang diajarkan dan dibina di tempat ini kepada Bapak dan Ibu Kepala Sekolah, agar bisa diterapkan di sekolah masing-masing, sehingga aktivitas sekolah dapat terlaksana,” harap Yudhi yang juga bekerja di LPMP Provinsi Papua.
[Nabire.Net/MB]






Tinggalkan Komentar