Pemerintah Provinsi Papua menyerukan ajakan kepada warga setempat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif 9 April mendatang.
Ajakan diserukan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Kapolda Papua, Tito Karnavian, Panglima Cenderawasih, Christian Zebua dan sejumlah kepala daerah dalam rapat koordinasi pemantapan penyelenggaraan pemilu di sebuah hotel di Jayapura, Kamis (27/2).
Isi ajakan diantaranya meminta warga terlibat aktif dalam menggunakan hak pilihnya dalam memilih anggota legislatif yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat Papua.
Ajakan tersebut akan disebarkan dalam bentuk pamflet, selebaran, spanduk, iklan di media cetak dan elektronik.
“Ingat, Pileg (Pemilu Legislatif, red.) ini menentukan masa depan bangsa dan negara. Ini juga untuk mengingatkan warga agar tak golput,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Pemda setempat hingga ke aparat kampung siap mendukung agenda nasional Pemilu Legislatif, salah satunya dengan dukungan dana kepada KPU sebagai pelaksana dilapangan.
“KPU tetap harus independen. Sebab jika KPU sudah memihak satu pasangan calon, maka konflik bakal terjadi ditengah masyarakat yang notabene adalah pendukung masing-masing calon tersebut,” ujarnya.
Sementara, Panglima Kodam Cenderawasih, Christian Zebua mengakui masih akan ada indikasi gangguan keamanan dari kelompok sipil bersenjata dalam Pileg mendatang.
“Penanganan dan penanggulangan secara khusus kepada kelompok ini, perlu adanya kerja sama yang sinergis, terkoordinasi, dan koperatif yang melibatkan TNI/Polri, Pemda setempat dan Instansi terkait lainya. Pendekatan yang kami lakukan, bukan pendekatan keamanan, tetapi dengan menggunakan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan,” katanya.
Sementara, Wakapolda Papua, Paulus Waterpauw dalam penyampaian singkatnya menyebutkan perlu adanya pembinaan wawasan negara bagi para calon legislatif.
“Ini dimaksudkan agar para caleg memahami adat budaya daerah setempat,” katanya.
Tinggalkan Komentar