INFO PAPUA
Home » Blog » Mahasiswa Dogiyai Kota Studi Makassar Berharap Uluran Tangan Pemkab Dogiyai Untuk Sediakan Asrama

Mahasiswa Dogiyai Kota Studi Makassar Berharap Uluran Tangan Pemkab Dogiyai Untuk Sediakan Asrama

Mahasiswa kabupaten Dogiyai kota studi Makassar hingga saat ini belum memilik asrama atau tempat pemondokan guna mendukung perkuliahan mereka, oleh karena itu mereka berharap ada uluran tangan dan kepedulian dari pemerintah kabupaten Dogiyai untuk pengadaan asrama atau tempat pemondokan di kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Hal itu dikatakan Anton Boma, mahasiswa Dogiyai kota studi Makassar, melalui surelnya kepada Nabire.Net, Jumat 15 Juni 2018 lalu.

Anton menuturkan, mahasiswa dan pelajar asal Dogiyai yang ada di Makassar adalah generasi penerus asli Dogiyai yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah Dogiyai.

Selama ini mahasiswa dan pelajar sering bersuara kepada pemerintah Dogiyai namun hingga saat ini mereka belum mendapat respon dari pemerintah Dogiyai.

“Kami mahasiswa dan pelajar yang ada di kota studi Makassar telah mengadakan diskusi bebas tentang rumah permanen pada tanggal 9 Juni lalu di kontrakan Dogiyai jalan Hertasnin VIII Tidung Mariolo perumahan Gubernur Blok E 12 Makassar, seorang mahasiswa Dogiyai bernama Akulian Magai selaku pengurus IPMAPANDODEI mengatakan dengan tegas, kalau pemerintah Kabupaten Dogiyai khususnya Bapak Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa dan Wakil Bupati Oskar Makai tidak merealisasikan rumah permanen bagi kami di Makassar tahun 2018 maka pemerintah Dogiyai tak perlu datang ke Makassar, sebab kami bukan lagi menjadi mahasiswa Dogiyai kedepannya,” ungkap Anton.

Masih menurut Anton, dalam pertemuan tersebut, rekannya Akulian Magai serta rekan-rekan lain mengatakan bahwa mahasiswa Dogiyai di Makassar tak ada bedanya dengan mahasiswa Dogiyai yang menuntut ilmu di tempat lain, dan mereka sudah punya bangunan permanen sedangkan mahasiswa Dogiyai di Makassar belum ada.

“Apakah kami mahasiswa yag ada di Makassar bukan dari Dogiyai ? Kami adalah agen perubahan Dogiyai kedepannya maka pemerintahan kabupaten Dogiyai harus merealisasikan rumah permanen bagi kota studi Makassar dalam tahun tahun 2018/2019”, kata Anton Boma menirukan ucapan Akulian Magai rekannya.

Dijelaskan bahwa pimpinan Dogiyai saat ini adalah pimpinan yang bagus dan pas dan mereka anak muda Dogiyai juga sehingga momen ini dirasa pas, tidak seperti pemimpin sebelumnya.

Oleh karena itu mahasiswa dna pelajar Dogiyai yang ada di Makassar menunggu uluran tangan pemerintah Dogiyai di tahun 2018 atau 2019 untuk membantu menyediakan asrama atau kontrakan Dogiyai karena mahasiswa dan pelajar Dogiyai di Makassar inilah agen perubahan Dogiyai yang akan membawa Dogiyai menjadi Dogiyai Dou Enaa.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.