Kadinkes Provinsi Papua Tinjau Pelayanan Kesehatan Di RSUD Paniai
(Foto.Antara)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Drg. Aloysius Giyai meninjau pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Paniai.
Menurut Aloysius Giyai, saat dihubungi, Rabu, peninjauan yang telah dilakukan itu bertujuan untuk memantau pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut, sekaligus memastikan kesiapan pengembangan dan peningkatan status rumah sakit itu dari tipe C ke tipe B rujukan regional di wilayah adat Meepago.
Wilayah adat Meepago meliputi Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Paniai, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai, dan Kabupaten Nabire.
Menurut dia, pengembangan sekaligus peningkatan status rumah sakit itu untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Peninjauan dilakukan pada Senin (22/8), dan Aloysius mendatangi rumah sakit tersebut sekitar pukul 08.00 WIT.
Ketika Aloysius tiba di rumah sakit langsung disambut oleh Direktur RSUD Paniai dr Agus bersama beberapa kepala bagian dan staf di rumah sakit itu.
Setelah disambut, Kadinkes Papua itu langsung meninjau sejumlah ruangan rumah sakit itu sekaligus memantau pelayanan kesehatan yang dilakukan.
Sejumlah ruangan rumah sakit yang dikunjungi, di antaranya ruang unit gawat darurat, ruang kebidanan, ruang radiologi, dan ruang pendaftaran pasien.
Selain pemantauan ruangan dan pelayanan di rumah sakit, Kadinkes Papua itu juga berkesempatan untuk memantau lokasi pembangunan sekaligus pengembangan rumah sakit.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Papua atas kunjungannya untuk membangun rumah sakit Paniai menjadi rumah sakit rujukan regional di wilayah adat Meepago khususnya di Pegunungan Tengah Papua, dari tipe C ini menjadi tipe B,” kata Direktur RSUD Paniai dr Agus.
Menurut Agus, pihaknya sudah menyiapkan lahan pengembangan rumah sakit, sumber daya manusia menyangkut perawat dan dokter spesialis juga sudah siap.
“Kami berharap dengan bantuan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Daerah Paniai, mudah-mudahan dalam waktu dekat pengembangan rumah sakit ini sudah tercapai,” ujarnya lagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai Roby Kayame menyatakan dari sisi sumber daya manusia sudah cukup siap.
“Dari sisi kesiapan SDM saya pikir sudah cukup, perawat cukup banyak, dokter spesialis ada lima, saya pikir sudah cukup,” ujarnya.
Selain itu, menurut dia, sudah waktunya mengembalikan kejayaan Paniai dulu.
“Dulu seluruh masyarakat di wilayah adat Meepago datang untuk dilayani di Rumah Sakit Paniai, tetapi karena satu dan lain hal semua pelayanan kesehatan kini dipusatkan di Nabire,” ujarnya pula.
Kini pihaknya tengah berupaya mengembalikan kejayaan Paniai seperti dulu. “Kami sudah bangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Paniai terkait lahan pengembangan rumah sakit,” ujarnya pula.
Dinas Kesehatan Paniai juga sudah bekerja sama dengan masyarakat terkait lahan pengembangan rumah sakit, dan lahan rumah sakitnya sudah siap.
“Dukungan terkait tenaga yang bekerja nanti juga sementara kami siapkan, kerja sama antara Pemerintah Daerah Paniai dan Pemerintah Papua untuk pengembangan rumah sakit ini,” ujarnya lagi.
Lahan yang sudah disiapkan seluas 300 x 50 meter, dan pada lokasi itu untuk pengembangan rumah sakit tersebut.
(Antara)






Tinggalkan Komentar