INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Bible Study Gereja GPT Kristus Raja Kalinona Nabire, Kamis 8 Februari 2024

Ibadah Bible Study Gereja GPT Kristus Raja Kalinona Nabire, Kamis 8 Februari 2024

(Ibadah Bible Study Gereja GPT Kristus Raja Kalinona Nabire, Kamis 8 Februari 2024)

Nabire, Bertempat di Gereja Pantekosta Tabernakel Nabire GPT Kristus Raja, Jemaat Kalinona Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Bible Study Pembelajaran Alkitab, Kamis, 08 Februari 2024.

Ibadah dilayani pelayanan firman oleh Bapak Gembala Pdt. Paulus Appang, STh dengan mengambil pembacaan dari kitab 2 Tawarikh 2, dengan usungan tema “Persiapan-persiapan dalam mendirikan Bait Suci”.

Dalam khotbahnya, Bapak Gembala Pdt. Paulus Appang, S.Th, menjelaskan bahwa Raja Salomo menjalankan 2 (dua) pekerjaan besar, yakni mendirikan Bait Suci & mendirikan Istana Kerajaan Salomo tinggal.

Raja Salomo mengerahkan 70.000 (tujuh puluh ribu kuli), 80.000 (delapan puluh ribu) tukang pahat di pegunungan, dan 3.600 (tiga ribu enam ratus) mandur untuk mengawasi mereka

Waktu kita diizinkan mendirikan bait suci rumah Allah berarti kita masuk dalam permurnian.

Di surat Ibrani 10 : 21 -25, dikatakan bahwa marilah kita berpegang iman yang teguh pada pengakuan tentang pengharapan kita dan kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Kita ditolong maka kita akan menerima kuasa tanda-tanda & mujizat-mujizat (Kisah Para Rasul)

Dalam Mendirikan bait suci, kita harus mempunyai :

1. Kemurnian
(saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik)
Rumah Allah didirikan dalam kermunian.

2. Kebenaran
(Hubungan baik antara Raja negeri Tirus dan Raja Daud., ayahnya Raja Salomo)
Dalam kitab Mazmur 37, dikatakan bahwa percayalah kepada Tuhan, lakukan yang baik, serahkahnlah hidup kepada Tuhan maka Tuhan yang akan bertindak. Tuhan akan memunculkan kebenaran kita seperti terang dan hak kita seperti siang (terang)

3. Keadilan
(Keadilan membawa kita dalam bekerja pembangunan rumah Allah bait suci)
Waktu kita dalam kesulitan, kita minta Tuhan tolong kita, tetapi setelah Tuhan tolong kita, tapi kita lupa sama Tuhan, adilkah kita itu ? Orang-orang yang tidak hidup dalan keadilan berarti hidup dalam penyembahan berhala.

Dalam kitab 1 Korintus 6 : 6 dikatakan bahwa adakah saudara yang satu mencari keadilan terhadap saudara yang lain, dan justru pada orang-orang yang tidak percaya? Orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah. Sebab kita telah dibeli dan telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengah tubuh kita.

Dalam kitab Keluaran 25, dikatakan mengenai petunjuk untuk mendirikan Kemah Suci & mengenai persembahan khusus.

Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Surga memberkati kita semua, Amin.

Diakhir sesi ibadah, diisi dengan sakramen perjamuan kudus.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.