INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Menase Yogi Terpilih Pimpin FKM-KP Kota Studi Nabire Periode 2026-2028

Menase Yogi Terpilih Pimpin FKM-KP Kota Studi Nabire Periode 2026-2028

(Menase Yogi Terpilih Pimpin FKM-KP Kota Studi Nabire Periode 2026-2028)
(Menase Yogi Terpilih Pimpin FKM-KP Kota Studi Nabire Periode 2026-2028)

Nabire, Forum Komunikasi Mahasiswa/i Kabupaten Paniai (FKM-KP) Se-Kota Studi Nabire memasuki babak baru setelah Menase Yogi dipercaya sebagai ketua organisasi untuk periode 2026-2028. Pemilihan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan mengedepankan semangat persatuan mahasiswa Paniai di Kota Nabire.

Proses pemilihan dilaksanakan di Sekretariat Asrama Paniai, Jalan Kelapa II, Kalibobo, Nabire. Dalam forum tersebut, Menase Yogi yang merupakan utusan IKAPPMMA Se-Kota Studi Nabire dan peserta nomor urut 1, memperoleh kepercayaan untuk memimpin FKM-KP selama dua tahun ke depan.

Dalam kepengurusan baru, Menase Yogi akan didampingi Despia Yeimo sebagai sekretaris dan Demos Degei sebagai bendahara.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum bagi mahasiswa Paniai untuk memperkuat kembali komunikasi, solidaritas, serta peran organisasi sebagai ruang bersama bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Kota Nabire.

Bawa Semangat Kebersamaan

Menase Yogi membawa gagasan organisasi yang menitikberatkan pada persatuan dan pelayanan. Semangat tersebut dirangkum melalui motto “Bersatu Dalam Kebersamaan, Bergerak Dalam Pelayanan, Berkarya Untuk Paniai.”

Melalui kepemimpinan baru, FKM-KP diarahkan menjadi organisasi yang tidak hanya aktif menjalankan kegiatan internal, tetapi juga mampu menjadi ruang pengembangan potensi mahasiswa.

Visi yang diusung adalah mewujudkan FKM-KP sebagai organisasi yang bersatu, aktif, solid, sekaligus mampu mengembangkan potensi mahasiswa Paniai.

Sejumlah misi juga disiapkan, antara lain mempererat hubungan kekeluargaan mahasiswa Paniai, membangun organisasi yang terbuka dan bertanggung jawab, meningkatkan kepedulian sosial, serta menyediakan ruang komunikasi dan penyampaian aspirasi.

Tiga Program Prioritas

Untuk menerjemahkan visi tersebut ke dalam kegiatan nyata, kepengurusan baru menyiapkan sejumlah program prioritas.

Pertama, mengembangkan seminar inspiratif serta forum diskusi intelektual bagi mahasiswa. Kedua, menyediakan ruang untuk menerima dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa secara kolektif.

Program ketiga adalah memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Paniai. FKM-KP diharapkan dapat menjadi penghubung dalam menyampaikan berbagai kondisi serta kebutuhan mahasiswa Paniai yang berada di Kota Studi Nabire.

Dengan demikian, keberadaan organisasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkumpul, tetapi juga menjadi sarana komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah.

Tim Formatur Minta Kepemimpinan Dijaga

Tim Formatur FKM-KP, Jermias Degei, menyampaikan pesan kepada ketua terpilih agar amanah dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menerima hasil musyawarah dan memberikan dukungan kepada kepengurusan yang baru. Menurutnya, proses pergantian kepemimpinan harus menjadi bagian dari perjalanan organisasi untuk semakin dewasa dan solid.

Sementara itu, Pembina FKM-KP, Daud Mote, S.Th., S.Pd., mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjadikan organisasi sebagai rumah bersama.

“Forum Paniai ini adalah rumah kita bersama. Mari kita satukan barisan, rapikan barisan, lupakan perbedaan, dan bersatu menuju visi mulia Paniai,” pesannya.

Menase Yogi: Ini Kemenangan Bersama

Usai terpilih, Menase Yogi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak dapat berjalan tanpa dukungan seluruh mahasiswa Paniai di Kota Studi Nabire.

“Ini bukan kemenangan saya, tetapi kemenangan kita semua,” ujar Menase.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama membangun organisasi melalui kerja sama dan dukungan bersama.

Kepengurusan FKM-KP periode 2026-2028 kini diharapkan mampu menerjemahkan visi tersebut ke dalam program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa Paniai.

Dengan kepemimpinan baru, organisasi mahasiswa tersebut memasuki periode kerja baru yang akan diuji melalui pelaksanaan program, pengelolaan aspirasi, serta kemampuan menjaga persatuan seluruh anggotanya.

[Nabire.Net/Jeri Degei]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.