INFO PAPUA
Home » Blog » Hujan Es Di Papua : Akibat Lapar & Diare, 11 Warga Lanny Jaya Meninggal, Sementara 10 Ribu Warga Puncak Terancam Kelaparan

Hujan Es Di Papua : Akibat Lapar & Diare, 11 Warga Lanny Jaya Meninggal, Sementara 10 Ribu Warga Puncak Terancam Kelaparan

1

(Bupati Puncak Wilem Wandik menemui korban hujan es/Antara)

11 warga Kabupaten Lanny Jaya, provinsi Papua dikabarkan meninggal dunia akibat wabah kelaparan dan diare, pasca fenomena hujan es yang melanda tiga Distrik di Kabupaten Lanny Jaya, sejak 5 Juli 2015 silam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige menyebutkan fenomena hujan es di Kabupaten Lanny Jaya, telah menyebabkan wabah kelaparan 26 kampung yang ada di tiga distrik.

“Laporan yang kami terima hujan es melanda tiga distrik yakni Kuyawage (delapan kampung), Goa Baliem (tujuh kampung), dan Wano Barat (11 kampung) dan informasinya 11 meninggal akibat wabah kelaparan paska hujan es,” kata Patrige, Selasa (14/7).

Sesuai informasi, Patrige mengemukakan hujan es di wilayah Kabupaten Lanny Jaya terjadi pada tanggal 3 dan 5 Juli 2015. Pasca hujan es, bahan makanan menipis hingga menyebabkan kelaparan dan timbul penyakit diare.

Patrige menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten setempat telah melakukan rapat mendadak dengan sejumlah pihak terkait termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD). Pemerintah juga telah menyiapkan sejumla bahan makanan, obat-obatan serat tenaga medis untuk menangani para korban.

“Informasi terbaru yang saya terima, Pemerintah setempat telah mencarter 11 penerbangan untuk mengangkut bama dan obat – obatan serta tenaga medis. Tapi informasinya pesawat belum bisa ke lokasi karena cuaca,” imbuhnya.

Bupati Puncak Minta Bantuan Presiden Jokowi

Sementara itu, Bupati Kabupaten Puncak, Papua, Willem Wandik meminta Presiden Joko Widodo dan pemerintah pusat memberikan bantuan kepada 10 ribu warga di 3 desa yang terkena hujan es.

“Saya berharap Presiden Jokowi segera turun tangan dan membantu warga di Kabupaten Puncak. Juga bantuan dari pemerintah daerah sangat ditunggu. Saya ingin menemui beliau,” kata Wandik.

Hujan es yang melanda Kabupaten Puncak, Papua, menyebabkan ancaman kelaparan warga di 3 kampung.

Bupati Puncak, Willem Wandik pun beberapa hari ini meninjau lokasi bencana untuk memberikan bantuan secara langsung.

“Kondisi masyarakat kami sangat memprihatinkan. Kebun mereka yang mereka tanam, 3 minggu ke belakang sudah membeku dan rusak,” kata Wandik.

Wandik mengatakan tiga kampung yang terancam kelaparan itu adalah Kampung Agamdugume, Tuput dan Jiwot di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak. Hujan es turun sebulan terakhir sehingga menyebabkan gagal panen dan banyak ternak milik warga yang mati.

Kemarau ekstrem terjadi di sejumlah wilayah di Pegunungan Tengah Papua, yang mengakibatkan suhu ekstrem pada malam hari yang bisa mencapai titik beku dan akhirnya hujan es.

Tiga kabupaten sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD Provinsi Papua, yaitu Kabupaten Puncak, Kabupaten Lanny Jaya, dan Kabupaten Nduga

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.