Harus Mendapat Perhatian, PPI dan TPI Pomako Menjanjikan untuk PAD Papua Tengah dan Mimika

Mimika, Hari ini kami melakukan kunjungan ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pomako, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. PPI ini merupakan sebuah aset di bidang perikanan dan kelautan yang sangat menjanjikan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah dan juga dapat memberikan pendapatan asli daerah bagi pemerintah provinsi Papua Tengah dari sektor Kelautan dan Perikanan.
Sebelumnya PPI Pomako merupakan UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, dengan ditetapkannya undang-undang pembentukan Provinsi Papua Tengah maka sesuai dengan ketentuan undang-undang tersebut sebuah aset provinsi yang berada di dalam cakupan wilayah kabupaten kabupaten yang telah menjadi provinsi baru menjadi aset dari pemerintah provinsi baru, karena itu PPI pomako kini berada di bawah pemerintah provinsi Papua Tengah. Untuk haruslah segera dibicarakan proses P3D antara Provinsi Papua kepada Papua Tengah.
Kesempatan ini kami meminta kepada pemerintah provinsi Papua Tengah untuk dapat memberikan perhatian terkait pembiayaan kepada PPI Pomako, serta membuat regulasi tentang retribusi ada pangkalan pendaratan ikan agar dapat digunakan oleh teman-teman di PPI baik PPI Pomako maupun PPI waharia Nabire sebagai dasar hukum untuk dapat melakukan pemungutan retribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perlu kami sampaikan bahwa pengamatan kami selama ini PPI pomako sangat menjanjikan untuk memberikan pemasukan bagi Pendapatan asli daerah karena banyaknya kapal yang sandar di pelabuhan ini dan melakukan pengolahan, tentunya ini merupakan sebuah potensi pendapatan daerah yang haruslah dapat dikelola secara baik dan serius.
Kami juga memperoleh informasi ada kapal ikan yang bongkar di muara sungai, ini perlu pengawasan dengan Kapal Pengawasan Iwaru milik PPI Pomako yang ada di Pomako.Ada info lain bahwa pembongkaran kadang dilakukan malam hari atau subuh.
Kesempatan ini juga meminta kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mimika agar dapat mengatur secara baik aset-aset yang ada khususnya di TPI Pomako, pelelangan ikan harusnya dilakukan di TPI secara baik terbuka agar ikan-ikan yang diperoleh di lautan Mimika ini dapat diperoleh oleh masyarakat di Kabupaten Mimika dengan harga yang murah.
Kami mendapat informasi ada mobil mobil langsung mengambil ikan dari kapal ikan dan ini yang salah, bila TPI berfungsi maka perlu dirancang pemberdayaan pedagang ikan Orang asli Mimika dengan memanfaatkan Pasar Ikan Mama Mama Papua ” Iwaru ” dapat berfungsi dengan cara ikan dibeli dari TPI.
Hal yang lain adalah pemanfaatan cold Storage dan juga penyediaan es batu, yang belum terlihat di pangkalan pendaratan ikan pomako adalah sarana pengisian bahan bakar minyak padahal yang namanya sebuah PPI itu haruslah disertai dengan adanya sebuah stasiun pengisian bahan bakar minyak khusus nelayan, tidak boleh nelayan yang ada di pomako dan sekitarnya selalu saja mengantri minyak di SPBU yang ada di nawaripi ini jaraknya sangat jauh dari pomako.
Hal yang penting juga adalah pembangunan rumah karyawan PPI dan TPI di sekitaran pelabuhan perikanan di Pomako, agar pengawasan dapat dilakukan dari dekat, karena rata rata pegawai PPI dan TPI tinggal di Timika bukan di Pomako.
Salam
John NR Gobai
DPR Papua
[Nabire.Net]


Leave a Reply