TMMD ke-128 Kodim 1708/BN Resmi Dimulai di Distrik Bondifuar Biak Numfor
Biak Numfor, 23 April 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 1708/Biak Numfor (BN) resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Apel Makodim 1708/BN, Jalan Majapahit, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Rabu (22/4/2026).
Upacara pembukaan dipimpin oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, S.T., M.M, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 1708/BN Letkol Kav John Alberth Suweny, S.H, unsur TNI/Polri, Forkopimda, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam pelaksanaan tahun ini, TMMD ke-128 dipusatkan di Distrik Bondifuar, wilayah perbatasan antara Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori. Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat di daerah terpencil yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.
Pembukaan TMMD ditandai dengan penyerahan peralatan kerja oleh Plt Sekda Kabupaten Biak Numfor kepada dua perwakilan prajurit Satgas TMMD serta penandatanganan Naskah Program TMMD ke-128 oleh Dandim 1708/BN bersama pemerintah daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, disampaikan bahwa program TMMD merupakan kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa yang telah berjalan sejak tahun 1980 dan terbukti memberikan kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia selama lebih dari empat dekade.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD ke-128 di Kabupaten Biak Numfor akan difokuskan pada dua sasaran utama, yaitu kegiatan fisik dan nonfisik.
Sasaran Fisik Fokus Infrastruktur dan Perumahan
Pada sasaran fisik, kegiatan TMMD difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana fasilitas umum. Pembangunan ini bertujuan membuka isolasi antar wilayah di daerah terpencil, pedesaan tertinggal, serta wilayah perbatasan.

Selain itu, dalam program TMMD ke-128 juga direncanakan pembangunan beberapa unit rumah bagi warga yang membutuhkan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan di wilayah pedesaan.
Sasaran Nonfisik Perkuat Wawasan Kebangsaan
Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik yang melibatkan berbagai instansi dan kementerian terkait.
Kegiatan nonfisik meliputi pembinaan mental dan wawasan kebangsaan, pencegahan paham radikal, sosialisasi kesehatan, penyuluhan bahaya narkoba, serta penguatan kerukunan antarumat beragama.
Tema yang diusung dalam pelaksanaan TMMD ke-128 adalah:
“TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.”
Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah dari tingkat desa.
Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dalam amanatnya, Plt Sekda Kabupaten Biak Numfor mengajak masyarakat Distrik Bondifuar untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan TMMD.

Ia juga menegaskan bahwa para prajurit Satgas TMMD tidak hanya bekerja di lokasi kegiatan, tetapi juga tinggal bersama masyarakat di rumah-rumah penduduk selama program berlangsung.
“Jadikan prajurit TMMD sebagai saudara dan keluarga sendiri. Kepada anggota Satgas, diharapkan mampu membangun kebersamaan serta memahami budaya dan tradisi masyarakat setempat,” ujarnya.

Program TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik yang berkelanjutan, tetapi juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi ketahanan masyarakat yang tangguh.

Di akhir kegiatan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD ke-128. Program ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah di wilayah terpencil Kabupaten Biak Numfor.
[Nabire.Net/Hendy Mirino]


Leave a Reply