Dewan Adat Kabupaten Dogiyai Minta Gubernur Papua Hentikan Ilegal Logging & Ilegal Mining
Terkait persoalan ilegal logging dan ilegal mining yang mengancam sumber daya alam di Papua, Dewan Adat kabupaten Dogiyai angkat bicara sekaligus meminta Gubernur Papua, Lukas Enembe, untuk segera menindak tegas para pelaku ilegal logging maupun ilegal mining, khususnya yang beroperasi di sepanjang Degeuwo hingga bagian selatan.
Hal itu dikatakan, Alexander Pakage S.Pd selaku Sekretaris Dewan Adat kabupaten Dogiyai, rabu 12 September 2018.
Alex mengatakan, saat kampanye pada Pilgub Papua, Gubernur Lukas Enembe berjanji akan lebih memperhatikan pengelolaan kopi yang memiliki potensi untuk dikembangkan, dan ramah akan pengelolaan lingkungan serta kearifan lokal, baik itu kopi Moanemani maupun kopi Mapia.
Oleh karena itu, Alex meminta Gubernur untuk merealisasikan janjinya untuk membuat terobosan dengan mempehatikan pengelolaan SDA di Papua yang melibatkan SDM di Papua, karena dirinya dipercaya rakyat, khususnya warga Dogiyai untuk kembali memimpin kursi nomor 1 di Papua.
“Persoalan ilegal logging, sawit, ilegal mining dan semua yang tidak ada manfaatnya bagi rakyat Papua lebih khusus di Dogiyai harus diselesaikan oleh Gubernur Papua”, tegas Alexander Pakage.
Ditempat terpisah, Ketua Dewan Adat kabupaten Dogiyai, Germanus Goo, mengatakan bahwa pemprov Papia maupun DPRP dan DPRD Dogiyai harus segera menindak aksi ilegal logging, ilegal mining dan sawit yang telah merampas SDA di Papua.
“Kami rakyat Papua yang punya hak atas semua emas, kayi dan hutan. Semua kekayaan kami, kami belum mati, kami masih hidup dan sanggup menjaga dan mengelola kekayaan SDA kami”, pinta Germanus Goo.
Germanus menegaskan bahwa selaku Lembaga Dewan Adat, pihaknya sudah dan akan terus berusaha semampunya untuk menghentikan aktivitas ilegal logging, dan ilegal miniing, walaupun pengusaha-pengusaha ilegal tersebut tetap kepala batu.
[Nabire.Net/Musa.Boma]



Leave a Reply