INFO PAPUA
Home » Blog » Pemkab Intan Jaya : Pesawat Rimbun Air Murni Kecelakaan, Tak Ada Kaitan Dengan TPN-OPM

Pemkab Intan Jaya : Pesawat Rimbun Air Murni Kecelakaan, Tak Ada Kaitan Dengan TPN-OPM

(Pemkab Intan Jaya : Pesawat Rimbun Air Murni Kecelakaan, Tak Ada Kaitan Dengan TPN-OPM)

Intan Jaya, Menyusul insiden kecelakaan pesawat Rimbun Air yang terjadi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu (14/9) kami selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Intan Jaya yang menjadi pihak penyewa pesawat tersebut menyampaikan beberapa hal terutama untuk menghentikan berbagai spekulasi dan opini seperti berita-berita Online yang beredar dari sumber tidak jelas terkait kecelakaan pesawat tersebut.

Pertama, kami tegaskan bahwa apa yang terjadi pada pesawat Rimbun Air adalah murni kecelakaan dan sementara ini sambil menunggu penelitian lebih lanjut dari pihak berwenang melalui pemeriksaan terhadap Kotak Hitam (Black Box), pesawat tersebut mengalami kecelakaan karena faktor cuaca ekstrim yang terjadi di Bandar Udara Bilogai saat pesawat hendak mendarat.

(Baca Juga : Tiga Kru Pesawat Rimbun Air Berhasil Dievakuasi)

Kondisi cuaca esktrim berupa awan gelap terjadi saat pesawat hendak mendarat dan saat itu di landasan bandar udara Bilogai terdapat satu buah pesawat yang tengah terparkir. Dengan kondisi itu, pilot memilih putar balik untuk memastikan kondisi pendaratan aman dan tampaknya begitu dia hendak Kembali ingin mendarat masih dalam kondisi cuaca gelap, pesawat menabrak gunung dan pohon lalu nyungsep ke tanah sehingga kondisi pesawat saaat ditemukan, moncong pesawat tertanam cukup dalam di dalam tanah.

Jadi tidak benar dan ini kami tegaskan untuk tidak menduga atau bahkan membangun opini liar bahwa pesawat tersebut ditembak oleh TPN-OPM. Ini sama sekali tidak benar. Kecelakaan pesawat ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan TPN-OPM.

Kedua, kami tegaskan juga bahwa proses evakuasi yang memang sulit dilakukan karena hanya bisa tembus melalui jalur darat, pertama kali dilakukan atas inisiatif masyarakat di bawah pimpinan Pastor Paroki Titigi Yance Yogi Pr dan Anggota DPRD Intan Jaya Melianus Belau. Ada pun Tim Kepolisian dan TNI tiba di lokasi setelahnya dan Bersama masyarakat bahu-membahu membantu proses evakuasi korban.

Kami tegaskan juga bahwa tidak benar opini liar yang berkembang seakan-akan proses evakuasi berlangsung dramatis karena daerah jatuhnya pesawat merupakan daerah yang dikuasai TPN-OPM. Ini semua tidak benar. Justru masyarakat Bersama TNI – Polri bekerjasama dengan baik atas nama kemanusiaan untuk membantu secara sukarela proses evakuasi ini.

Ketiga, sekali lagi kami ingin menyampaikan bahwa kejadian ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan TPN-OPM. Termasuk opini yang berkembang bahwa pesawat tersebut membawa bahan makanan untuk prajurit TNI Yonif 501/BY. Karena faktanya adalah pesawat tersebut dipakai oleh Pemda Intan Jaya untuk mengangkut bahan bangunan berupa semen, Triplek, besi, dan bahan makanan untuk masyarakat dalam rangka pembangunan oleh Dinas PU Kabupaten Intan Jaya.

Maka itu, kami meminta para pihak yang menyebarkan opini-opini liar atau hoaks tersebut untuk stop menyebarkan berita-berita tersebut. Kami tahu, opini-opini tersebut hanya akan menggiring citra yang tidak baik bagi daerah Intan Jaya seakan-akan menjadi daerah konflik yang justru menimbulkan keresahan bagi masyarakat kami. Intan Jaya saat ini dalam kondisi sangat kondusif sehingga kami meminta agar pihak-pihak yang memanfaatkan peristiwa jatuhnya pesawat ini dengan opini sesat agar berhenti menyebarkan hoaks.

Keempat, kami tentu menyampaikan dukacita bagi keluarga korban yaitu pilot, copilot dan satu orang mekanik yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Pada pagi tadi jenasah mereka sudah diterbangkan ke Timika untuk selanjutnya oleh pihak Rimbun Air diterbangkan ke Jakarta dan Kalimantan.


Salam Hormat

Yoakim Mujizau
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupatan Intan Jaya/Ketua Tim Mediasi Konflik Konflik Penegakan Hukum di Wilayah Hukum Intan Jaya

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.