INFO PAPUA
Home » Blog » Pemkab Intan Jaya Adakan Pertemuan Dengan Keluarga Almarhum Pdt.Yeremias Zanambani

Pemkab Intan Jaya Adakan Pertemuan Dengan Keluarga Almarhum Pdt.Yeremias Zanambani

(Pemkab Intan Jaya Adakan Pertemuan Dengan Keluarga Almarhum Pdt.Yeremias Zanambani)

Intan Jaya – Pemkab Intan Jaya mengadakan pertemuan dengan keluarga almarhum Pdt.Yeremias Zanambani. Pertemuan pihak keluarga korban almarhum Pendeta Yeremia Zanambani didampingi penasehat hukum, dengan pihak polres Intan Jaya, dan Bupati Intan Jaya Jaya.

Pertemuan tersebut membahas penolakan keluarga terhadap rencana di lakukannya outopsi jenasah almarhum pendeta zanambani.

Dalam pertemuan ini, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengatakan pihak pemerintah daerah menghargai keputusan keluarga, dan menghargai alasan tradisi budaya, adat setempat.

“Pemda mendukung apa pun keputusan keluarga, menolak ataupun menerima di lakukannya autopsi. Pemda siap mendukung berbagai proses penyelesaian masalah ini, dengan tujuan daerah Intan Jaya kembali menjadi aman dan tentram”, tandas bupati Natalis Tabuni.

Sementara pihak keluarga korban mengatakan permohonan maaf kepada pihak pemerintah dan kepolisian karena pada awalnya menyetujui dilakukannya autopsi terhadap jenazah Pdt. Yeremias Zanambani, namun kemudian pada ahirnya menarik pernyataan tersebut dan menolak.

“Kami mohon maaf karena telah merubah pernyataan sikap kami, namun kami meminta tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia karena bertentangan dengan budaya, adat istiadat keluarga, dan suku kami,” kata salah seorang keluarga korban.

Walaupun menolak otopsi, namun pihak keluarga meminta proses hukum tetap dilakukan dengan bukti-bukti yang sudah didapatkan oleh kepolisian dan berbagai pihak yang menginvestigasi kejadian tersebut.

“Kami meminta agar proses hukum terhadap pelaku pembunuhan terhadap Pendeta Yeremia tetap di proses hukum, kami juga meminta kasus ini di bawa ke paradilan umum atau peradilan HAM,” kata pihak keluarga.

Dalam pertemuan tersebut pihak kepolisian memberi pemahaman tentang pentingnya pelaksanaan autopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia Zanambani sebagai salah satu cara pembuktian hukum terhadap kejadian tewasnya pendeta.

Pihak kepolisian mengaku belum mendapatkan bukti otentik sebagai petunjuk penyebab tewasnya almarhum pendeta. Pembuktian sejauh ini hanya berdasarkan gambar/foto dan kondisi lapangan paskah tewasnya pendeta.

Pihak kepolisian melalui Kapolres Intan Jaya meminta penolakan keluarga dibuat dalam bentuk surat tertulis.
Namun kapolres juga menandaskan, jika keluarga berubah pikiran untuk menerima outopsi dan menyetujuinya, agar segera menghubungi pihak kepolisian.

[Nabire.Net/Reyner Windesi]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.