P2PL Dinkes Dogiyai Manfaatkan Perpanjangan Pelaksanaan Imunisasi MRP Untuk Capai Target
Pemerintah tengah memberikan imunisasi campak dan Measles Rubella Polio (MRP) kepada anak-anak usia sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA yang usianya dibawah 15 tahun di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Nabire, Agustus lalu, dilanjutkan imunisasi bagi anak yang belum sekolah pada September.
Namun karena belum mencapai target, Dinas Kesehatan Provinsi Papua memperpanjang waktu pelaksanaan Imunisasi MRP hingga 31 Oktober 2018, sesuai SK Menteri Kesehatan nomor SR.02.06/Menkes/7.7/2018 tentang waktu pelaksanaan kampanye.
Oleh karena itu untuk meningkatkan cakupan Imunisasi, Dinas Kesehatan kabupaten Dogiyai melalui Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit (P2PL), segera akan melaksanakan imunisasi MRP.
Dilihat dari laporan yang dikeluarkan Dinkes Papua, capaian target imunisasi MRP di kabupaten Dogiyai baru mencapai 37.1% dan belum mencapai target. Oleh karena itu Dinkes Papua memberi waktu kepada setiap kabupaten yang belum mencapai target untuk segera melaksanakan Sweeping Imunisasi MRP.
Sasaran dari Sweeping ini akan menargetkan siswa SD hingga SMP dibawah usia 14 tahun. Namun sebelum sweeping dilaksanakan, perlu dilakukan langkah-langkah persiapan dari idenifikasi persoalan capaian target, serta koordinasi dengan pihak sekolah, dan faktor geografis. Selain itu sebelum sweeping dilaksanakan, terlebih dahulu dibentuk Tim Sweeping dari P2PL Dinkes Dogiyai.
Selain sweeping imunisasi MRP, P2PL Dinkes Dogiyai juga akan mengecek pelayanan pemeriksaan HIV, TB dan Malaria di setiap Puskesmas, apakah berjalan dengan baik ataukah mengalami kendala.
Pihak dari P2PL Dinkes Dogiyai mengakui bahwa tingkat koordinasi antar bidang dengan para tenaga Puskemas belum berjalan dengan baik.
Diharapkan melalui sweeping imunisasi MRP, cakupan target imunisasi di kabupaten Dogiyai bisa mencapai target, dan pelayanan kesehatan di kabupaten Dogiyai bisa lebih baik lagi.
[Nabire.Net/Isak.Waine]



Leave a Reply