INFO PAPUA INFO PAPUA BARAT
Home » Blog » Jokowi Kunjungi Jayapura, Mimika, Asmat & Sorong Dari 11 s/d 13 April 2018

Jokowi Kunjungi Jayapura, Mimika, Asmat & Sorong Dari 11 s/d 13 April 2018

Presiden RI, Joko Widodo, kembali melakukan kunjungan ke Papua. Kunjungan Jokowi kali ini merupakan kunjungan ke delapan kalinya selama menjadi Presiden.

Kunjungan Jokowi kali ini dilakukan di 3 kota masing-masing Jayapura, Mimika, Asmat dan Sorong. Jokowi sendiri sudah tiba di Jayapura, rabu sore 11 April 2018.

Dari bandara, Presiden beserta rombongan langsung menuju Lapangan Kantor Bupati Jayapura di Sentani, tempat dilaksakannya penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat.

Presiden Jokowi diketahui menyerahkan sebanyak 3.331 sertifikat tanah kepada warga Papua di 28 kabupaten dan satu kota di provinsi tersebut.

Usai melakukan penyerahan sertifikat, Jokowi didampingi Ibu Iriana Joko Widodo dan rombongan menyempatkan diri meninjau Pasar Mama-mama Papua di Kota Jayapura, Provini Papua, Rabu sekitar pukul 18.10 WIT. Bahkan, Presiden yang didampingi sejumlah menteri sempat membeli barang dagangan diantaranya pisang, singkong dan tomat.

Selain membeli dagangan yang dijual Mama-mama Papua di bangunan pasar yang dibangun sejak 2016 itu, Presiden juga berbincang-bincang dengan para pedagang. Beberapa pedagang yang berjualan di pasar Mama-mama Papua mengaku senang karena pasar yang merupakan tempat mereka mencari nafkah dikunjungi oleh Presiden Jokowi.

Kemudian pada rabu malam, Presiden Jokowi berkesempatan mengunjungi Mal Jayapura, didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Jokowi tiba sekitar pukul 21.05 WIT. Presiden yang datang mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam berjalan santai mengelilingi mal. Sesekali Presiden juga menyapa para pengunjung mal sambil menebarkan senyum dan melambaikan tangan.

Pada kamis pagi (12/04), Jokowi beserta Ibu Negara dan rombongan meninjau proyek pembangunan Jembatan Holtekamp di Jayapura. Jembatan Holtekamp yang berada di atas Teluk Youtefa dan menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2018. Jembatan itu memangkas waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju perbatasan Skouw yang semula 2,5 jam menjadi 60 menit. Keistimewaan jembatan itu adalah dua lengkungan merah yang ada di atasnya (centerspan) sepanjang 112,5 meter, dengan tinggi 20 meter, lebar 26 meter dan berat 2000 ton yang dipasang oleh PT PAL Surabaya. Jembatan itu menghubungkan kota Jayapura terutama dengan pos lintas batas di Skouw, terutama di sana. Dan ini dikerjakan kerja sama kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi. Jembatan senilai Rp943,6 miliar itu dikerjakan oleh konsorsium PT PP (Persero), Tbik, PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero).

Presiden sempat mencoba berjalan di atas jembatan yang baru selesai 80 persen ini sekitar 100 meter ditemani oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono dan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano.

Dari Jayapura, Presiden Jokowi dan rombongan akan bertolak menuju ke Timika, Kabupaten Mimika, untuk selanjutnya menuju Kabupaten Asmat dan mengakhir kunjungannya di  Sorong hingga Jumat 13 April 2018.

[Nabire.Net]



Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.