Ibadah Minggu Pagi 25 Maret 2018, Di Jemaat GPT Kristus Raja Nabire
Bertempat di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja, Jemaat Kalinona Nabire, telah digelar Ibadah Minggu Pagi, 25 Maret 2018.
Ibadah dipimpin oleh Pdm. Surya Roreng, dengan mengusung firman Tuhan dari Injil Matius 12:35 dengan nats ‘Pembentukan Karakter’.

Dalam khotbahnya Pdm. Surya Roreng mengatakan bahwa orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
Dikatakan dalam kitab Bilangan 14:24 mengeani kehidupan Kaleb yang setia mengikut Tuhan dengan sepenuh hati. Tuhan membawa Kaleb masuk ke Tanah Kanaan bersama keturunannya. Kaleb menggambarkan pembentukkan karakter jiwa yang berbeda dan karakter itu dinikmati juga oleh keturunannya.
Dalam kitab Bilangan 13:27-28 dikatakan bahwa 12 pengintai masuk mengintai ke negeri tanah Kanaan. Tanah Kanaan memang berlimpah susu dan madu. 10 pengintai mengatakan bangsa Israel tidak akan bisa menduduki Tanah Kanaan tetapi Yosua dan Kaleb mengatakan “Tidak, kita akan maju dan menduduki Tanah Kanaan itu”.
Yosua dan Kaleb menggambarkan jiwa yang berbeda dengan 10 pengintai yang lain. Jiwa yang berbeda itu adalah karakter. 10 pengintai itu menggambarkan karakter yang berbohong karena berkata “Tanah Kanaan berisikan orang-orang raksasa dan makan sesama manusia”. Padahal Tanah Kanaan tidak seperti itu.
Dalam kitab Bilangan 14:2 dijelaskan, mendengan perkataan 10 pengintai itu maka bangsa Israel menjadi percaya, menjadi takut dan bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. Bangsa Israel ingin mati saja di tanah Mesir atau dipandang gurun. Jiwa karekternya bangsa Israel berbeda dengan jiwa karakternya Yosua dan Kaleb.
Mengambil contoh dari kitab I Samuel 17:11 dimana Saul menjadi cemas dan takut karena bangsa Israel ditantang pertempuran oleh Goliat. Akhirnya Daud yang melawan Goliat. Perbedaan jiwa karakter antara Saul dan Daud adalah Saul lebih mengorbankan 2 atau 3 prajurit orang Israel untuk dibunuh Goliat tetapi Daud tidak ingin mengorbankan seorangpun dari orang Israel dan Daud mengalahkan Goliat. Daud mempunyai jiwa karakter yang pemberani karena Daud sudah dibentuk karakternya dari kecil untuk menggembalakan domba-domba. Daud melindungi domba-domba dari serigala.
Dalam kitab Amsal 4:23 dikatakan bahwa jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Contoh teladan buat kita adalah hendaklah kita menjadi jiwa karakter yang sehati sepikir dengan tidak takut dan tidak cemas. Karakter negatif yang harus kita tinggalkan adalah karakter tidak peduli dan karakter suka-suka terlambat.
Ibadah juga diisi dengan puji-pujian dari jemaat, puji-pujian dari sekolah minggu, puji-pujian dari pemuda, sangkor jemaat dan diakhiri dengan sakramen perjamuan kudus.
[Nabire.Net/Eusebius.A]






Tinggalkan Komentar