INFO PAPUA
Home » Blog » BPS : Di Indonesia, Warga Papua Paling Tidak Bahagia

BPS : Di Indonesia, Warga Papua Paling Tidak Bahagia

2

Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, tingkat kebahagiaan masyarakat di provinsi Papua merupakan yang terendah, ungkap Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun 2014 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). 

Indeks kebahagiaan dirumuskan berdasarkan sepuluh aspek kehidupan yakni pekerjaan, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan aset, pendidikan, kesehatan, keharmonisan keluarga, hubungan sosial, ketersediaan waktu luang, keadaan lingkungan dan kondisi keamanan, kata Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin.

Bahwa warga Papua menempati peringkat terendah di indeks kebahgiaan ini, Suryamin memberikan penjelasan.

“Ini mungkin disebabkan karena kondisi rumah di Papua dengan aset-aset yang dimiliki itu belum menunjukkan tingkat kepuasan mereka yang nilainya 56.01 (dari 100), di bawah 60. Demikian juga aspek pendidikan, itu yang cukup rendah bahkan mencapai 50.91,” jelas Suryamin Jumat (6/2).

Lajang lebih bahagia

Indeks Kebahagiaan yang dikeluarkan BPJS tersebut juga menunjukkan bahwa penduduk yang berstatus belum menikah sedikit lebih bahagia ketimbang mereka yang sudah menikah.

Sedangkan penduduk yang berstatus cerai pada angka 65 lebih rendah indeks kebahagiaannya ketimbang penduduk yang berstatus belum menikah dan sudah menikah (68,77 dan 68,74).

“Memang yang masih single (lajang) kan masih bebas, apalagi bagi yang sudah bekerja. Dia belum ada tekanan apa-apa. Kalau diikuti dengan kondisi lingkungan yang baik, dia akan lebih bahagia ketimbang yang sudah menikah. Kalau sudah berdua kan tidak hanya mikirin diri sendiri saja, tetapi juga pasangannya,” kata Suryamin.

Dalam Indeks Kebahagiaan Indonesia 2014 tersebut provinsi Kepuluan Riau memiliki urutan indeks kebahagiaan tertinggi dengan angka 72.42.

Secara umum Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun 2014 meningkat dibandingkan Indeks Kebahagiaan Indonesia pada tahun 2013.

(NG)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.