Puluhan warga Kampung Isey, Distrik Wondiboy Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat, panik dan harus mengungsi ke komplek perkantoran bupati setempat pada Jumat malam 7 November 2014.
Hujan deras yang melanda kawasan itu, membuat Sungai Iriyati yang dulu sempat menjadi sumber petaka pada tragedi banjir bandang Wasior tahun 2010, kembali meluap dan menggenangi sejumlah fasilitas umum.
Luapan air yang bercampur lumpur, batu dan kayu tersebut, membuat warga memutuskan untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Ketua DPRD Sementara Teluk Wondama, Kuro MR Matani, mengatakan saat ini pemerintah telah melakukan upaya pencegahan dengan menurunkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengatasi kepanikan warga.
“Warga yang panik sudah, telah kami arahkan ke kantor DPR serta perkantoran Bupati untuk mencegah terjadinya dampak banjir,” kata Kuro.
Hingga Jumat malam, puluhan warga Kampung Isey, yang didominasi anak-anak dan ibu-ibu masih bertahan di lokasi pengungsian dengan membawa perbekalan seadanya. Belum ada laporan korban jiwa ataupun kerusakan atas kejadian ini.
Leave a Reply