INFO PAPUA
Home » Blog » Utus 45 Penyuluh Bina 427 Gapoktan Paniai

Utus 45 Penyuluh Bina 427 Gapoktan Paniai

(kiri depan), Kepala BP4K2P Paniai. John Nicolas Pigome, saat memberikan pembekalan kepada 45 Penyuluh

(kiri-depan-Kepala-BP4K2P-Paniai.-John-Nicolas-Pigome-saat-memberikan-pembekalan-kepada-45-Penyuluh)

Madi-Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan BP4K2P Kabupaten Paniai akan menerjunkan 45 tenaga penyuluh ke 427 gerakan kelompok tani Gapoktan yang ada di daerah ini.

Kepala BP4K2P Paniai. John Nicolas Pigome, S.Sos.MM menyatakan, ke 45 tenaga penyuluh tersebut akan langsung di terjunkan selama 2 bulan yakni di November dan Desember 2014. Kata John, mereka akan di lepaskan pada hari sabtu besok, 08 Noveber 2014.

“Penyuluh langsung turun ke masing masing kampung tujuan yang telah di tentukan. Selanjutnya mereka bisa membina para petani yang ada di 70 kampung dari 10 distrik yang ada di daerah ini”. Ucapnya

Kepala BP4K2P Paniai. John Pigome mengatakan, dengan hadirnya para penyuluh di kampung, akan lebih memaksimalkan lagi penguatan di basis kelompok kelompok tani guna memberikan semangat atau motivasi yang langsung dilakukan oleh puluhan tenaga penyuluh. Dan juga untuk meningkatkan produktitas pangan di daerah ini.

“Untuk sementara, lantara minimnya tenaga Penyuluh, 1 orang penyuluh akan membawahi dua kampung.” paparnya

John Pigome menambahkan, puluhan tenaga penyuluh tersebut akan tinggal di kampung kampung tujuan mereka, sehingga dapat membina para petani yang tergabung dalam 427 gerakan kelompok tani atau Gapoktan di masing masing kampung.

“Selanjutanya, mereka akan melaksanakan tugas pokok dan fungsi TUPOKSI Penyuluh Pertanian yakni menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan penyuluhan di lapangan.” jelasnya

Diakui, minimnya tenaga penyuluh di kabupaten Paniai mengakibatkan penyuluh tak masimal membina para petani di kampung. Sehingga kata John, Tahun depan Badan Penyuluh akan menambah 25 tenaga penyuluh untuk memenuhi 70 kampung, agar perkampung akan di tempati satu orang penyuluh tani.

“Jika tiap kampung memiliki satu tenaga penyuluh, itu akan lebih baik. Kalau hanya mengandalkan satu tenaga penyuluh untuk dua kampung akan tak mungkin bekerja secara maksimal dalam melaksanakan penyuluhan di basis basis kempok tani yang ada”.

(Natan Pigai)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.