INFO PAPUA
Home » Blog » Dimediasi Gubernur Sulut, Mahasiswa Papua Sepakati Perjanjian Damai Dengan Warga Tataaran

Dimediasi Gubernur Sulut, Mahasiswa Papua Sepakati Perjanjian Damai Dengan Warga Tataaran

mahasiswa papua

(Perwakilan mahasiswa asal Papua yang mengikuti rekonsiliasi bersama pemerintah dan warga Tataaran, Kamis (23/10/Tribunnews Manado)

Gubernur Sulut SH Sarundajang menghadiri acara penandatanganan kesepakatan perjanjian damai antara masyarakat Tataaran(Patar) Kecamatan Tondano Selatan dengan mahasiswa asal Papua, bertempat di aula Radio Universitas Negeri Manado (Unima), Tondano, Kamis (23/10).

Perjanjian damai turut menghadirkan Ketua DPRD Sulut Steven Kandouw, Kapolda Sulut Brigjen Jimmy Palmer Sinaga, Perwakilan Korem 131 Santiago, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang (Ivansa), Kadiknas Sulut Gemmy Kawatu, Kepala Kesbangpol Sulut Gun Lapadengan, Sekwan J Polandung, Wakil Ketua DPRD Sulut  Wenny Lumentut, Vreke Runtu, Dandim 1302 Minahasa Letkol kav Teguh Herry Susanto, Kapolres Minahasa, Rektor Unima, Rektor Unsrat, Dirut politeknik Negeri Manado, perwakilan Papua, takoh masyarakat Tataaran, tokoh agama dan pihak terkait lainnya.

Dalam pertemuan, Perwakilan Mahasiswa Papua menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa yang mengagendakan pertemuan ini.

Pertemuan dalam rangka perjanjian damai antara warga Tataaran dengan mahasiswa Papua, Kamis (23/10), turut melahirkan aspirasi perihal keberadaan Polsek di wilayah tersebut.

Jika selama ini hanya ada satu pos polisi, tepat di lingkaran Tataaran, baik perwakilan Tataaran, mahasiswa Papua bahkan tokoh masyarakat mengusulkan peningkatan statusnya.

“Kami mengusulkan agar Pos Polisi didefinitifkan jadi Polsek,” ujar perwakilan Tataaran dan mahasiswa Papua.

Selain itu penerangan lampu jalan untuk ditambah jumlahnya.

(IDM)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.