Ratusan warga yang tergabung dalam Solidaritas Pejalan Kaki (SPK) Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua menggelar aksi damai untuk menuntut hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Formasi 2013 segera diumumkan, senin kemarin (04/07/2014). SPK menilai beberapa kabupaten di Provinsi Papua telah diumumkan. Hanya Kabupaten Dogiyai yang masih belum diumumkan.
Aksi tersebut berlangsung selama 4 jam, mulai Pukul 09.00 hingga 12.00 waktu setempat di halaman kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Dogiyai Moanemani.
“Tuntutan kami ada beberapa point . Pertama, meminta segera umumkan hasil tes CPNS Formasi 2013. Kedua, meminta pada Pemda Dogiyai untuk mengutamakan putra asli Papua terlebih khusus putra daerah asli Dogiyai. Ketiga, berkaitan dengan tes CPNS 2014 ini pendaftarannya online maka kami meminta Pemda segera siapkan Wi-fi di Dogiyai untu kami daftar,” kata Kordinator Lapangan (Korlap), Benny Goo siang tadi.
Lanjut Benny Goo, hingga tiba di halaman BKD, pihak Pemda menerima masa aksi dan tidak dihadiri oleh Kepala BKD karena dikabarkan gangguan kesehatan.
“Yang menerima kami Kepala Bidang Formasi dan Mutasi, Simon Goo. Setelah beberapa menit kemudian Pak Bupati Tomas Tigi dan Assisten II datang. Katanya Kepala BKD sakit jadi beliau tidak hadir,” kata Benny alumni Uncen Jayapura ini.
Benny menceritakan, sementara dirinya sedang memimpin aksi, Bupati Dogiyai secara spontan mengeluarkan beberapa kata yang berisi penghinaan dan keadaan sempat menjadi panas. Karena masa aksi marah. Tetapi, dapat dikendalikan.
“Tadi kami meminta hasil tes formasi tahun 2013 ke kantor BKD Dogiyai lalu Bupati Bilang, Benny Goo kou itu Goblok, tidak tahu apa apa, sambil bupati ancam saya. Kemudian bupati menulis nama saya di catatan pribadi bupati. Ia diungkapkan itu ketika saya orasi,” kata Goo menirukan ungkapan Bupati Tigi.
Terkait hal ini, Bupati Kabupaten Dogiyai, Thomas Tigi menyampaikan permohonan maaf atas ungkapannya tersebut.
“Saya minta maaf dengan perkataan tadi. Terus, hasil tes CPNS 2013 belum diumumkan untuk Papua seluruhnya. Jadi ada beberapa waktu lagi. Mohon bersabar,” jelas Bupati Thomas Tigi.
Leave a Reply