Kegiatan Retreat Akbar IV koordinator Meuwo siap dan tetap akan dilaksanakan dan Biro Pemuda Klasis Agadide akan menjadi tuan rumah atas kegiatan itu. Retreat tersebut sedianya akan dilaksanakan pada 11 s/d 14 Nopember 2014. Demikian dikatakan Ketua Depertemen Pemuda GKIP Kordinator Paniai, Pdt. Marten Nawipa, S.PAK, Sabtu lalu (02/08/2014) di ruang kerjanya.
Dikemukakan Marten Nawipa, selain sebagai wujud dari Program BPH Sinode (KINGMI) Setanah Papua, Retreat Akbar ini sangat penting dilaksankan agar mengasingkan waktu bagi pemuda dalam gereja sebagai kesempatan menggali pemuda yang berotensi, dapat dibina melalui ceramah-ceramah dalam rangka pengembangan wawasan serta menyatakan segala kelebihan yang dimiliki seperti melalui paduan suaradan vocal group.
Terangnya, Retreat Akbar Pemuda ini, dapat diimplementasikan dengan berdasarkan Rekomendasi Ketua Sinode GKIP dengan Nomor : 125/BPH-SIN/REK/XI/2013 tentang Rekomendasi Pelaksanaan Retreat.
Perlu dijelaskan juga bahwa kepemimpinan dalam sinodal semua kegiatan, dari Biro Pemuda Klasis, dan Departemen pemuda itu harus ada petunjuk BPH Sinode maka kegiatan itu dinyatakan sah. Tetapi semua kegiatan diluar rekomendasi BPH sinode maka ini dinyatakan ilegal. Dalam hal ini diharapkan duperhatikan agar tidak disesatkan oleh orang lain yang tidak berkepentingan dengan pelayanan gereja Tuhan tetapi hanya mencari kepentingan ekonomi dalam pelayanan gereja.
“Saya menilai, upaya panitia Retreat Akbar IV Kordinator-Meuwo cukup luar biasa, karena dalam waktu yang tempo singkat ini, menyiapkan berbagai fasilatas, seperti membangun fasiltas tempat ibadah, dengan ukuran 16 X 36, balai asrama, rumah ketua klasis, dan persiapan lainnya,” ungkapnya.
Dengan melihat kesiapan-kesiapan ini, Deki Gobai, SH, selaku Ketua Panitia Umum Retreat Akbar IV Kordinator Meuwo, mangatakan, dengan antusias pemuda yang sangat tinggi dan kesiapan yang mulai berakhir ini, maka kegiatan ini tidak bisa kita batalkan agenda sinode ini. Tetap kita laksanakan karena sebagai bukti kita lihat dalam panduan kegiatan, telah dilampirkan depan dan belakang panduan ini adalah Rekomendasi Ketua Sinode dan Bahan ceramahnya bahkan jadwalnya dalam panduan itupun telah disusun oleh BPH Sinode sendiri.
“Dengan demikian himbauan panitia pelaksana Retreat kepada seluruh warga pemuda dari IV Kordinator Meuwo dan Rayon kota bahwa panduan sebagai petunjuk umum telah diedarkan kesetiap Depertemen Pemuda Kordinator dan Biro-biro dari 27 Klasis dan Klasis- Klasis dari Rayon Kota. Maka kami minta agar mari kita dukung terus kegiatan ini,” ajaknya.
Sementara Pdt. Yosias Tenouye, selaku Ketua Klasis Agadide, disela-sela acara Bulanan Gembala yang dihadiri oleh para pendeta, penginjil dan majelis serta biro-biro dari Klasis bersangkutan, berjumlah 250 orang di Jemaat Nafiri Degitaida, mengatakan, kegiatan ini merupakan kepercayaan Tuhan yang datang melalui BPH Sinode, yang mustinya harus dipertanggungjawabkan secara iman dan administrasinya kepada Tuhan dan juga kepada pimpinan gereja atas rekomendasinya.
“Jadi even yang penting ini, kita tidak bisa lewatkan,” ujarnya.
Ditambahkan Yance Nawipa, S.Sos, yang juga Ketua Biro Pemuda Klasis Agadide, seraya meminta kepada Rekan-Rekan Ketua Biro dari 27 Klasis dan Klasis-Klasis dari Rayon Kota Kabupaten lain, agar jangan kita terprofokasi dan terliur dengan bahasa dari kelompok orang yang mencari kepentingan dalam pelayanan gereja, pada gilirannya Retreat Akbar IV Kord yang dipercayakan kepada Biro Klasis sebagai tuan rumah ini, dirinya sangat serius.
“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Retreat ini, adalah menguatkan rasa persaudaraan terhadap sesama warga pemuda dan membangun nilai-nilai Kerajaan Allah, serta membina agar pemuda harus diperkaya dengan iman untuk melawan semua tawaran dengan doa dan iman yang datang masuk dalam gereja dan dalam lingkungan dimana berada, yang bertentangan dengan moral dan ajaran–ajaran injil Yesus Kristus,” pungkasnya.
Leave a Reply