INFO PAPUA
Home » Blog » Pesawat Milik Yayasan Advent Mengalami Kecelakaan Di Doyo Sentani Barat, 2 Penumpang Meninggal Dunia

Pesawat Milik Yayasan Advent Mengalami Kecelakaan Di Doyo Sentani Barat, 2 Penumpang Meninggal Dunia

2

Kecelakaan Pesawat kembali terjadi di Papua hari ini (09/04/2014). Pesawat jenis Pilatus milik Yayasan Misi Advent Papua jatuh di dekat lapangan terbang, di Doyo, Sentani Jayapura, saat akan lepas landas.

Pesawat tersebut menabrak jembatan Doyo yang terletak 500 Meter dari lapangan udara Sentani.Akibatnya, 2 penumpang meninggal dunia, sementara 5 orang lainnya mengalami luka cukup serius dan saat ini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Doyo.

Penumpang yang meninggal yaitu Robert Franklin Roberts berusia 63 tahun yang adalah pilot, Darius Kobak berusia 34 tahun. Sedangkan yang mengalami luka serius yaitu Yanes Pahabol yang langsung dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura, Nemon Baliyo berusia 30 tahun juga dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura. 3 penumpang lainnya masih dirawat di RSUD Yowari yaitu Mike Kobak berusia 28 tahun, Deriud Suhun berusia 30 tahun, dan Ali Kobak berusia 41 tahun.

2 korban lain yang ditabrak pesawat saat mengendarai sepeda motor yakni Ida Marwati 40 tahun dan Lia Manuri 15 tahun.

Informasinya, kecelakaan bermula saat pesawat akan terbang menuju pedalaman Papua dengan mengangkut tujuh penumpang. Mesin pesawat dihidupkan sekitar pukul 09.20 WIT, dan akan lepas landas pada pukul 09.440 WIT.

Lantaran daya dorong mesin pesawat kurang maksimal, `burung besi` itu tidak bisa terangkat dengan sempurna. Pesawat lantas menabrak dinding jembatan di ujung landasan. Akibatnya, roda pesawat lepas dan menghantam pengendara sepeda motor yang sedang melintas.

Post Related

Leave a Reply

  • Ignatius Endar
    9 April, 2014 21:34 at 21:34

    Sedikit Meluruskan beritanya……
    Pesawat ini bukan milik AMA….. Karena AMA dan Yayasan Advent (kurang tau nama maskapainya) adalah dua maskapai yg berbeda……demikian koreksinya…..btw turut berduka untuk keluarga korban.

    • NABIRENET author
      9 April, 2014 21:51 at 21:51

      Terima kasih atas koreksinya

Your email address will not be published.