Akibat hujan semalaman, kota Jayapura dilanda banjir dan longsor dini hari tadi. Dilaporkan sebanyak 3 orang tewas dan 6 luka-luka akibat tertimpa tanah longsor di kawasan Dok 5 Atas.
Ketiga korban tewas itu masing masing Ellias Sohilait (24) dan istrinya Christina Umpenawany (37) warga APO Kali, dan Kristin Youwen (17) siswi kelas 2 SMA N 5 Jayapura yang bermukim di jalan Perwakin Dok 5 Atas.
Dandim Jayapura, Letkol Inf Wahyu mengatakan saat ini pihaknya terus mencari korban yang diduga masih tertimbun longsor.
“Mudah-mudahan korban yang diduga tertimpa longsor segera ditemukan,” ucap Dandim Wahyu, Minggu (23/2).
Dandim Wahyu mengatakan ada dua kompi anggota TNI dari berbagai satuan yang dikerahkan untuk mengevakuasi korban tewas maupun luka. Tercatat tiga lokasi yang rawan akibat longsor yakni Dok 5 Atas, APO Kali dan belakang museum TNI di Dok 5.
Sementara itu, warga Kristiani setempat harus menunda ibadahnya akibat lumpur yang menggenangi halaman dan ruangan di dalam gereja. Dua gereja tergenang lumpur yakni Gereja Katolik di APO dan Gereja Pengharapan yang berada di jalan Sam Ratulangi, Kota Jayapura.
Para Jemaah bergotong royong membantu membersihkan ruangan di dalam dan halaman gereja.
“Ibadah pagi tidak dapat dilaksanakan karena lumpur memenuhi halaman dan ruangan di dalam gereja,” kata Marthen, salah seorang jemaah yang ditemui sedang membersihkan gereja Katolik di APO.
Tinggalkan Komentar