Umat Katolik Paroki Kristus Penebus Timeepa Dogiyai Gelar Misa Kudus Lepas Sambut Pastor Paroki

Dogiyai, Umat Katolik Paroki Kristus Penebus Timeepa Dogiyai melaksanakan Misa Kudus Lepas Sambut Pastor Paroki, Minggu 11 September 2022.
Adapun Pastor Paroki yang lama atas nama Pastor Rufinus Maday, Pr dan Pastor yang baru yaitu Pastor Yeskiel Tawakidua Dole Belau, Pr.
Perayaan itu diawali sejak pukul 06.30 WIT dengan mengumpulkan bahan-bahan bakar batu, seperti kayu bakar, batu, sayuran, dedaunan dan 9 ekor babi. Lalu dimohonkan berkat Tuhan atasnya oleh Pastor Paroki dan dimulai dengan acara bakar batu.
Sementara petugas mulai bakar batu, umat bersama kedua Pastor, Frater dan para pewarta dari enam Stasi mulai merayakan Ekaristi Kudus di dalam Gereja. Pastor Rufinus Maday Pr menjadi selebran utama dalam perayaan ini, sebagai perayaan terakhir bersama umatnya.
Dalam Perayaan itu, Pastor yang akrab disapa “anak manusia” tersebut menjelaskan isi Kitab Suci tetang pertobatan sejati, dengan kembali ke hadapan Allah bila telah berdosa.
“Kita dipanggil untuk berada di hadapan Allah dengan tidak melakukan dosa. Ketika kita berdosa, kita sudah jatuh dan tidak lagi berada di hadapan Allah. Kita yang berdosa akan dipandang Tuhan seperti domba yang hilang. Maka, janganlah berbuat dosa, supaya Tuhan tidak susah hati mencari kita yang hilang seperti domba yang hilang itu”, sahut Pastor.
Sebelum berkat penutup, acara penyampaian kesan dan pesan mulai dibuka. Umat dari berbagai perwakilan, mulai dari panitia, para pewarta, ibu-ibu, tokoh pemerintah, orang muda Katolik (OMK) dan dewan adat dapat menyampaikan selamat jalan kepada Pastor yang akan menuju ke tempat tugas yang baru dan selamat datang kepada Pastor Paroki yang Baru.
Ratap tangis umat pun memenuhi ruangan Gereja mengingat Pastor yang sudah 6 tahun bertugas di Paroki Kristus Penebus Timeepa dan yang mereka kasihi, juga yang mengasihi mereka itu akan berpindah ke tempat tugas yang baru.
Pastor Rufinus juga tidak tegah menahan rasa kasihnya kepada umat dengan teteskan air mata.
“Semua sudah kita lalui. Susah dan senang, sakit dan sehat telah kita alami bersama. Kata-kata penting untuk hidup, kembangkan iman, menanam keladi, ubi, sayur, pelihara ternak, siapkan masa depan kita maupun generasi kita yang lebih cerah sudah kita bicarakan selama enam tahun. Sudah selesai. Selamat menjalani semuanya itu untuk hidup dan mengalami keselamatan”, kata Pastor Rufi.
Dia juga ungkapkan terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh umat dan permohonan maaf yang cukup mendalam pula bila dalam kebersamaan selama enam tahun itu dapat ditemui rupa-rupa hal yang kurang berkenan di hati.
Pastor Paroki yang Baru juga dapat memuji umat dan Pastor yang akan saling berpisah itu.
“Kelihatan sekali bahwa umat dan Pastor sangat saling mengasihi. Ini luar biasa. Umat dan Pastor sudah siapkan lahan yang baik untuk saya lanjutkan penggembalaan. Terima kasih banyak Pastor dan umat atas semuanya itu. Selanjutnya, saya harapkan persatuan kita dalam melaksanakan karya-karya Pastoral di Paroki kita ini”, sahut Pastor Belau.
Usai sambutan-sambutan tersebut, perayaan dilanjutkan kembali dengan berkat penutup. Selanjutnya makan bersama di lapangan terbang Paroki Kristus Penebus Timeepa. Semua umat duduk rapi, lalu petugas membagikan umbi-umbian yang sudah dimasak, sayuran dan daging babi, lalu makan bersama.
Apresiasi ditujukan kepada panitia, Pastor Paroki, dewan Paroki dan seluruh umat atas acara yang luar biasa ini. Tuhan memberkati semuanya.
[Nabire.Net]












Tinggalkan Komentar